BISNIS

Bunga Tinggi, Deposito BII Terdongkrak

Tingginya suku bunga mendongkrak posisi tabungan dan deposito di BII.

ddd
Kamis, 20 November 2008, 10:32
 
   

VIVAnews - PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) mencatat peningkatan simpanan dalam bentuk tabungan dan deposito pada kuartal III 2008. Peningkatan ini terjadi seiring kenaikan suku bunga.

"Dibanding pertumbuhan simpanan nasabah sebesar 10 persen untuk seluruh bank di Indoneia 2008, BII mencapai pertumbuhan nasabah sebesar 21 persen menjadi Rp 42 triliun," kata Wakil Direktur Utama BII Sukatmo Padmosukarso dalam paparan publik dan kinerja di Jakarta, Kamis 30 November 2008.

Kenaikan inflasi dan tingginya suku bunga berdampak pada komposisi simpanan. Meski giro turun 24 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi Rp 7,2 triliun, tabungan dan deposito mengalami kenaikan signifikan. Tabungan mengalami lonjakan 51 persen menjadi Rp 10 triliun, dan deposito berjangka naik 33 persen menjadi Rp 24,7 triliun.

Disamping itu pendapatan dari kredit terus mendorong jumlah aktiva bank dengan menyumbang lebih dari 75 persen dari jumlah aktiva produktif pada September 2008 dibandingkan pada September 2007 yang hanya 64 persen. Pada periode yang sama kredit konsumer tumbuh 41 persen menjadi Rp 15,4 triliun, UKM/komersil naik 35 persen menjadi Rp 13,3 triliun, dan kredit korporasi berkembang 24 persen menjadi Rp 9,3 triliun, terutama pertumbuhan sektor telekomunikasi dan gas alam.

Pertumbuhan kredit konsumer,  UKM/komersial dan korporasi, kata Sukatmo juga terus memberikan kontribusi pendapatan terbesar dengan total penyaluran kredit naik 25 persen menjadi Rp 38 triliun, pendapatan bunga bersih naik 12 persen menjadi Rp 2 triliun, dan marjin bunga bersih menjadi 5,56 persen.

"Sejalan dengan perkiraan mengenai inflasi dan kenaikan harga pada pertengahan tahun, sentimen bisnis dan konsumen sudah melemah selama kuartal III," kata dia.

Menanggapi perubahan pemegang saham mayoritas, Sukatmo optimistis bisa bersinergi dengan Maybank dan meningkatkan bisnis BII, Maybank dan nasabah. "Kami mulai membangun binis remiten dengan memanfaatkan jaringan Maybank yang luas untuk membantu pekerja RI di luar negeri dalam pengiriman uang," katanya.

Sebaliknya melalui jaringan cabang dan card center, BII siap melayani nasabah Maybank di Indonesia.

Pada 30 September 2008, Maybank Offshore corprate Service (Labuan) Sdn Bhd, anak perusahaan yang seluruh sahamnya dimiliki Malayan Banking Benhard telah menyelesaikan proses akuisisi sebesar 100 persen saham Sorak Financial Holding Pte Ltd yang memiliki 55,1 persen dari seluruh saham yang diterbitkan BII.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com