BISNIS

Pabrik Singkong Sumbang Pendapatan Sorini

Penambahan itu berasal dari akuisisi PT Bumi Tapioka Jaya yang terletak di Lampung.
Senin, 7 Desember 2009
Oleh : Antique, Purborini
buah singkong

VIVAnews - PT Sorini Agro Asia Corporation Tbk (SOBI) akan menyumbang pendapatan sebesar Rp 150 miliar di tahun 2010, melalui akuisisi pabrik tepung tapioka.

Menurut Direktur Sorini KL Chopra, penambahan itu berasal dari akuisisi PT Bumi Tapioka Jaya, perusahaan produsen tepung tapioka di Lampung. "Final signing akan selesai bulan ini," kata dia di Jakarta, Senin, 7 Desember 2009.

Akuisisi tersebut akan menambah produksi tapioka perseroan sebesar 45 ribu metrik ton per tahun, sehingga menambah produksi total perusahaan sebanyak 80 persen.

Chopra menuturkan, penambahan produksi itu akan mengurangi biaya operasional. "Selain itu, untuk mengamankan pasokan bahan baku dan stabilitas harga," kata dia.

Adapun perusahaan membutuhkan singkong per tahunnya mencapai satu juta metrik ton. Perusahaan baru memiliki tujuh ribu hektare perkebunan inti yang memberikan kontribusi 10 persen dari total kebutuhan.

Selama ini, kata dia, perusahaan mendapatkan pasokan singkong dari free market berupa kelompok usaha tani dengan menggunakan harga pasar.

Tahun depan, perusahaan berencana menambah perkebunan inti tapi sampai saat ini masih dalam tahap survei. "Kami tengah mencari lahan datar dan luas untuk mekanisme dan otomatisasi produksi," kata Chopra. Rencananya, tambahan perkebunan inti ini dapat menyumbang 50 persen dari total kebutuhan.

Tak hanya kebun, perusahaan juga tengah dalam negosiasi untuk pembelian aset produksi berupa mesin dan lahan pabrik. "Tapi masih dalam analisa, belum bisa diumumkan ke publik," kata dia.

Sementara itu, untuk pembiayaan ekspansi akan diambil dari kas perusahaan dengan kombinasi pembiayaan perbankan.

Perusahaan juga telah menambah fasilitas produksi tambahan untuk maltose sebesar 30 ribu metrik ton sehingga menambah menjadi 60 ribu metrik ton untuk total produksi.

Sementara itu, penambahan fasilitas juga terjadi untuk Maltodextrin (unsur untuk membuat susu, bakery dan makanan bayi sebesar 12.800 meterik ton sehingga produksi total menjadi 24 ribu metrik ton.

Per Juni 2009, perusahaan membukukan dana kas dan bank sebesar Rp 948 miliar. Adapun total kewajiban sebesar Rp 303,2 miliar. Rasio utang atau net gearing perusahaan saat ini mencapai 13 persen.

Sorini bergerak dalam bidang industri sorbitol, tepung tapioka dan derivatifnya serta agro industri. Perusahaan merupakan anak perusahaan PT AKR Corporindo Tbk. Sorini mengoperasikan pabrik Sorbitol terbesar di Asia pasifik dan terbesar kedua di dunia.

Fokus produksi pada industri consumer product dan pharmaceutical baik domestik maupun internasional melalui jejaring distribusi ke lebih dari 80 negara.

antique.putra@vivanews.com

TERKAIT
TERPOPULER