BISNIS

Bikin Kapal Selam, PAL Incar Jerman dan Korea

PT PAL tengah mempersiapkan membuat kapal perang jenis Perusak Kawal Rudal.

ddd
Rabu, 10 Februari 2010, 01:48
Kapal selam USS Jimmy Carter
Kapal selam USS Jimmy Carter (AP Photo)

VIVAnews - PT PAL Indonesia tengah mengincar teknologi dua negara, Jerman dan Korea Selatan, untuk digandeng membuat kapal selam di Indonesia.

Direktur Jenderal Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan Gunadi menjelaskan, produsen kapal PT PAL masih terkendala teknologi untuk memproduksi sendiri kapal selam di galangannya.

"Sebetulnya PT PAL bisa buat sendiri tapi terkendala teknologi dan peralatan sehingga tidak mau gambling di tingkat safety pengguna," kata Gunadi kepada VIVAnews di Jakarta, 9 Februari 2010.

Selain berencana membuat kapal selam dan telah berhasil membuat kapal perang FPG-57, PT PAL juga tengah mempersiapkan untuk membuat kapal perang jenis Perusak Kawal Rudal (PKR). PT PAL yakin bisa membuat kapal perang bersenjatakan peluru kendali tersebut dalam waktu 4 tahun. Harga satu kapal PKR mencapai 170 juta euro.

Gunadi menjelaskan, industri strategis di Indonesia telah mampu memasok alutsista dengan teknologi menengah. Dia mencontohkan, PT Dirgantara Indonesia yang sudah bisa memproduksi pesawat MPA dan telah diekspor ke Eropa. "Kemampuan kita sudah cukup memadai untuk teknologi menengah, tapi untuk teknologi tingkat tinggi memang harus pelan-pelan," ujarnya.

Untuk peralatan dengan teknologi tinggi, kata dia, jika tidak diproduksi dalam jumlah banyak (massal), malah "jatuhnya" akan mahal. Seperti pembuatan pesawat jet tempur, akhirnya bermitra dengan Korea Selatan untuk menekan biaya produksi. "Itupun baru bisa dipakai pada 2020," ujarnya.

Meski Indonesia masih cukup tersengal-sengal mengembangkan industri strategis berteknologi maju, namun industri pendukung pertahanan seperti pabrik amonium nitrat di Kalimantan Timur akan terus dikembangkan. Pabrik amonium nitrat akan dikembangkan untuk bahan baku peledak.

Sementara di industri pengapalan, kata Gunadi, telah dikembangkan produksi kapal-kapal cepat berbahan komposit di banyuwangi dan kapal patroli cepat berbahan alumunium di Batam.

hadi.suprapto@vivanews.com



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
firman
28/08/2010
Indonesia harus mampu, jangan sampai kita tertinggal dengan negara lain. Kembalikan rasa kagum seperti dulu terhadap negara kita, rakyat Indonesia menanti itu. memang semuanya butuh waktu, tapi saya yakin INDONESIA BISA
Balas   • Laporkan
ari setyo n
20/02/2010
Kita harus bisa mandiri mencukupi kebutuhan militer dalam negeri,kita mesti meniru kebijakan militer China yang sekarang mulai membayangi kekuatan amerika.
Balas   • Laporkan
bud.sempurno
10/02/2010
Hebat nih. Maju terus Indonesia ......
Balas   • Laporkan
budi
10/02/2010
Motto Bung Karno : "BERDIKARI" alias Berdiri Diatas Kaki Sendiri.
Balas   • Laporkan
udadoan
10/02/2010
wah makin pinter ya PT.PAL bisa beli KAPAL SELAM, jauh jauh sampai ke Jerman sama Korea, padahal di PALEMBANG kapal selamnya industri rumahan
Balas   • Laporkan
Bodong
10/02/2010
Keburu kiamat Pak......
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id