BISNIS

SBY: Tolong Jaga Momentum Pertumbuhan Ekonomi

Kondisi ekonomi yang baik agar didukung dengan stabilitas politik dan keamanan.

ddd
Kamis, 11 Februari 2010, 17:10
SBY-Boediono memimpin Rapat Kabinet Indonesia Bersatu II
SBY-Boediono memimpin Rapat Kabinet Indonesia Bersatu II (Antara/ Widodo S Jusuf)

VIVAnews- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar kondisi ekonomi yang baik tak kehilangan momentumnya. Kondisi ekonomi yang baik agar didukung dengan stabilitas politik dan keamanan.

"Tolong disadari kalau saya menggaris bawahi pentingnya menjaga iklim dalam negeri kita, saya tak ingin momentum yang ada di tangan kita, peluang kita miliki berbuat 5 tahun mendatang tak digunakan dengan baik," katanya sebelum membuka rapat kabinet terbatas bidang Polhukam di kantor kepresidenan.

Yudhoyono memberikan penjelasan terhadap capaian kinerja perekonomian dimana pertumbuhan ekonomi 2009 mencapai 4,5 persen. Selain itu dana stimulus fiskal sebesar Rp 76 triliun dengan serapan 90 persen menyumbang 0,5 persen dari pertumbuhan ekonomi tahun lalu.

Selain itu inflasi juga mencapai 2,8 persen atau hanya 3 tahun dari 30 tahun inflasi mencapai di bawah 3 persen. Cadangan devisa juga merupakan tertinggi sepanjang sejarah sebesar US$ 66,5 miliar.

Menurutnya Indonesia termasuk lulus ujian dalam rangkaian krisis 2 tahun berturut turut, mulai dari krisis pangan, energi, dan resesi global. Hal ini juga menjadi modal untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 7 persen pada 2014. Pertumbuhan ekonomi tersebut bisa dicapai jika iklim investasi kondusif, pembangunan infrastrukutur di seluruh Indonesia berhasil, dan stabilitas dalam negeri bisa dijaga.

Untuk itu, lanjut dia, stabilitas politik, sosial, keamanan dalam negeri harus dijaga, termasuk langkah penegakan hukum harus ditegakkan. Pemerintah harus memberikan kebijakan kondusif dunia usaha termasuk pusat dan sinergi.

"Iklim ini merupakan pra-syarat, pre kondisi yang harus kita jaga setiap saat termasuk kondisi ekonomi agar sektor riil terus bergerak," katanya.

Dalam rapat tersebut dihadiri oleh Wakil Presiden Boediono, Menkopolkam
Djoko Suyanto, Menhukham Patrialis Akbar, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Jaksa Agung Hendarman Supanji, Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Mensesneg Sudi Silalahi.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Bona
11/02/2010
Siapa yang merusak iklim pertumbuhan ekonomi? Siapa yang mengkriminilisasi kpk? Siapa yang buru-buru mengeluarkan perpu pemberhentian bibit-chandra?
Balas   • Laporkan
Bona
11/02/2010
Yang merusak iklim perekonomian siapa? Siapa yang mengkriminilisasi KPK, siapa yang terburu-buru mengeluarkan perpu pemberhentian bibit-chandra
Balas   • Laporkan
sibeyeh
11/02/2010
ekonomi siapa yang dijaga boss, dari dulu rakyat gak tidur buat nyari duit boss, sengsara gak berenti boss, ekonomi siape tuh nyang di maksud ente boss, rakyat mah ngepress semu woi
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id