BISNIS

Maybank Kaji Unit Usaha Syariah BII

BII mempunyai keinginan dan kemampuan untuk mengoperasikan bank syariah.
Senin, 1 Desember 2008
Oleh : Umi Kalsum, Nur Farida Ahniar
Kantor Maybank

VIVAnews - Maybank tengah mengkaji konversi unit usaha Syariah BII dengan Maybank Indocorp. Maybank memiliki bank syariah terbesar di Malaysia, sehingga BII mempunyai keinginan dan kemampuan untuk mengoperasikan bank syariah.
 
Wakil Direktur Utama BII Sukatmo Padmosukarso mengatakan konversi itu masih dalam opsi yang sedang dikembangkan. Dia berharap tahun depan sudah bisa beroperasi.
 
BII akan membuka cabang unit usaha syariah di Banda Aceh, Semarang, setelah membuka cabang di Surabaya. "Ini merupakan langkah antisipatif konversi jika dilaksanakan," kata dia seusai RUPSLB di Jakarta Senin 1 Desember 2008.
 
Dia mengatakan, ke depannya bisnis syariah akan terus dikembangkan karena Maybank mempunyai kompetensi di bidang syariah. Potensi bisnis syariah di Indonesia besar. "Kita belum bicara target dulu, di dalamnya kita perbaiki dulu dan kita kembangkan," tuturnya.

Maybank menempatkan tiga komisaris di BII. Sebelumnya Maybank telah menyelesaikan akuisisi saham Sorak Financial Holdings Pte Ltd, selaku pemegang saham mayoritas BII pada 30 September 2008. Proses tender offer telah dirampungkan dan hari ini Maybank menyelesaikan transaksi pembayaran.

Saham yang diambil alih adalah 100 persen milik Fullerton Financial Holdings Pte Ltd dan Kookmin Bank di Sorak Financial Holdings Pte Ltd. Sorak merupakan pemilik 27.179.506.578 saham di BII, atau mewakili sekitar 55,6 persen saham yang dikeluarkan BII per 31 Maret 2008. Melalui pengambilalihan saham di Sorak tersebut, secara tidak langsung, Maybank akan menjadi pemilik saham BII.

Maybank mengambil alih saham Fullerton dan Kookmin melalui anak usahanya, Mayban Offshore Corporate Services (Labuan) Sdn Bhd.

TERKAIT
    Error

    An Error Was Encountered

    The configuration file ../../shared/config/ads/Array.php does not exist.