BISNIS

Robert Tantular Kendalikan Antaboga

Bersama kerabatnya Robert menguasai 82,18 persen saham Antaboga.
Selasa, 2 Desember 2008
Oleh : Umi Kalsum
Kantor Antaboga Deltasekuritas

VIVAnews - Robert Tantular yang kini mendekam di tahanan Mabes Polri tidak hanya mengendalikan Bank Century, pria yang tahun 1999 lalu tidak lulus fit and proper test Bank Indonesia itu juga mengendalikan PT Antaboga Deltasekuritas.

Produk reksadana yang diterbitkan perusahaan manajemen investasi itu kini membuat resah investornya. Mereka tidak bisa mencairkan dana investasinya yang ditawarkan lewat Bank Century. Kebanyakan investor merupakan nasabah bank yang diambil alih pemerintah itu.

Dari penelusuran VIVAnews di situs Badan Pengawas Pasar Modal, Selasa 2 Desember 2008, sebanyak 82,18 persen saham Antaboga dimiliki PT Aditya Rekautama dan sisanya 17,82 persen dimiliki PT Mitrasejati Makmurabadi.

PT Aditya Rekautama sendiri sebanyak 12,5 persen sahamnya dimiliki Robert, Hartawan Aluwi dan Budi PV Tanudjaja. Robert dan Hartawan merupakan menantu Sukanta Tanudjaja, mantan pemilik Great River. Sedangkan Budi merupakan kerabat Sukanta.

Sedangkan PT Mitrasejati Makmurabadi dimiliki Harry Sutomo Raharjo dan Hendro Wiyanto. Hendro kini menjabat sebagai direktur utama Antaboga.

Perusahaan yang berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi Nomor 88 L, Jakarta Selatan itu mendapatkan izin sebagai perusahaan efek dari Bapepam pada 20 Februari 1992. Perusahaan didirikan dengan modal dasar Rp 60 miliar dan modal disetor Rp 55 miliar.

Antaboga merupakan pemilik Bank Century dengan andil saham 7,44 persen. Di Century selain lewat Antaboga, keluarga Tantular juga memiliki saham lewat PT Century Mega Investindo yang menguasai 9 persen saham bank dan PT Century Super Investindo yang memegang 5,64 persen saham.

 

 

Pemilik Antaboga Deltasekuritas

 

 

PT Antaboga Deltasekuritas

1. PT Aditya Rekautama:

82,18%

- Robert Tantular

12,5%

- PT Sinarbumi Unggul 87,5%

- Hartawan Aluwi

58,57%

- Budi P.V. Tanudjaja

41,43%

 

2. PT Mitrasejati Makmur Abadi: 17,8%

- Harry Sutomo Raharjo 99,9%

- Hendro Wiyanto

0,2%

 

 

 

TERKAIT