BISNIS

Harga Minyak Atsiri Naik 100%

Harga minyak nilam naik menjadi US$ 40 per kilogram dari semula US$ 20 per kilogram.

ddd
Rabu, 10 Maret 2010, 08:22
 
  (geniusbeauty.com)

VIVAnews - Harga minyak atsiri ekspor mengalami peningkatan hingga 100 persen dalam waktu setahun. Minyak atsiri di Indonesia dikenal dengan bibit minyak wangu

Ketua Asosiasi Eksportir Minyak Atsiri Toga Raja Manurung mengaku, harga minyak atsiri unggulan ekspor menginjak tahun ini berlipat dua kali dibandingkan tahun lalu.

"Kenaikan harga karena tahun ini cuaca sering buruk sehingga produksi tidak maksimal. Akibatnya produksi yang menurun membuat harga tinggi," kata Manurung di Jakarta,  9 Maret 2010.

Dia merinci, harga minyak nilam naik menjadi US$ 40 per kilogram dari semula US$ 20 per kilogram, harga minyak pala naik dari US$ 26-39 menjadi US$ 60 per kilogram, sementara minyak serai naik menjadi US$ 10 dari semula yang hanya US$ 4 - 4,5 per kilogram.

Meski harga naik, Manurung meyakini ekspor minyak atsiri tahun ini tidak akan turun atau stabil seperti tahun lalu.

Tahun 2009, Indonesia mengekspor sebanyak 2.500 ton minyak atsiri senilai US$ 100 juta. Ekspor ditujukan ke negara Uni Eropa (Perancis dan Jerman) dan Amerika Serikat, dengan prosentase yang berimbang.

"Ekspor terbanyak minyak nilam karena Indonesia telah memenuhi 90 persen kebutuhan dunia," ujarnya.

Meski demikian, dia mengkhawatirkan, penurunan ekspor nilam dapat terjadi karena di beberapa negara seperti Uganda telah ditanam tumbuhan nilam. "Seharusnya pemerintah segera patenkan tumbuhan ini, karena ini tanaman asli Indonesia," katanya.

Sementara minyak pala telah memenuhi sebanyak 75 persen kebutuhan dunia, sisanya 25 persen dari Belanda. Dan minyak cengkeh telah memenuhi 50 persen kebutuhan dunia, sisanya dari Zanzibar dan Madagaskar.

"Kita punya sumber atsiri di dunia tapi penelitian kurang sehingga selalu mengejar yang gampang dengan mengekspor minyak mentah, padahal kalau mau membuat turunannya kita bisa dapatkan US$ 1 miliar," ujar Manurung.

Bahkan, kata dia, jika eksplorasi minyak atsiri bisa dimaksimalkan, ekspor bisa ditingkatkan menjadi US$ 500 juta.

hadi.suprapto@vivanews.com



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
andrea
13/01/2011
maohon bantuannya untuk update harga nilam....dan di mana saya bisa melihat pergerakan harga nilam,terima kasih atas bantuannya..
Balas   • Laporkan
agus dwiya
18/08/2010
saya dari halmahera barat dimana saya bergerak dibidang pengepul hasil bumi (cengkih,pala,coklat,jahe merah,kunyit) baru menekuni minyak atsiri pala..dan saya mengalami kendala pada sektor penjualan. saya berharap bapak/ibu sekalian berkenan untuk membant
Balas   • Laporkan
jufri
21/07/2010
saya baru formula dalam menggelolah minyak jahe...jadi saya butuh informasi berapa harga minyak jahe per kg
Balas   • Laporkan
Mogi
16/06/2010
Kunjungi forum jual beli Minyak atsiri di www.jayasadaya.com
Balas   • Laporkan
Sukri A. Sangadji di ternate maluku Utara
13/06/2010
Dengan Hormat, Kami di maluku utara terutama di halmahera terdapat banyak pala dan cengkih. Ada sedang menjejaki bisnis minyak atsiri pala dan cengkih. Kami mohon bantuan teknik kerja dan info pemasaran. di dalam dan luar negeri
Balas   • Laporkan
wahyu widodo
23/04/2010
saya sudah lebih 12 tahun menekuni usaha minyak cengkeh , tapi setiap butuh modal buat beli daun cengkeh ke bank , sulitnya minta ampun ,saya harap pemerintah mau memberikan pinjaman modal ,menginggat usaha ini banyak melibatkan orang
Balas   • Laporkan
agoes
22/04/2010
Mohon info harga ssat ini minyak nilam, karena di daerah saya Gayo Lues dan Aceh Barat harga selalu di permainkan oleh agen-agen. kami petani merasa di bodohi oleh orang yang mengaku exsportir nilam dan sere wangi. terima kasih
Balas   • Laporkan
ayuniati
01/04/2010
saya dah 10 thn usaha dibidang hasil bumi dan rempah2. saya juga sudah mencoba mengeluti myk atsiri dengan teman2 dan saya jg sudah mempunyai basic dlm budidaya dan pengolahan myk atsiri. dengan itu saya ingin skali blajar lebih banyak dalam usaha myk ats
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com