BISNIS

Dari Kudus Jadi Bos Superblok Grand Indonesia

Selain sebagai pemilik BCA, Djarum kini juga dikenal sebagai pemilik Grand Indonesia.
Senin, 15 Maret 2010
Oleh : Heri Susanto
Hotel Indonesia Kempinski

VIVAnews - Nama Grup Djarum kembali menarik perhatian. Pertama, karena dua tokoh pemilik Grup Djarum masuk dalam jajaran orang terkaya Forbes 2010. Kedua, mencuatnya isu fatwa haram rokok dari Muhammadiyah.

Grup Djarum sebagai salah satu produsen rokok terbesar di Indonesia menarik diperbincangkan selain produsen rokok besar lainnya. Apalagi, sepak terjang Djarum sudah melebar, bahkan sudah jauh masuk ke sektor-sektor lainnya.

Grup Djarum, yang didirikan Oei Wie Gwan di Kudus, 57 tahun lalu, bukan sekedar produsen rokok kretek. Tetapi, kelompok bisnis yang dikendalikan oleh kedua putranya, Michael Bambang Hartono dan Budi Hartono, telah merangsek ke sektor lainnya.

Djarum kini juga dikenal sebagai pemilik Bank Central Asia, bank terbesar ketiga di Indonesia dengan total aset Rp 283 triliun. Yang tak kalah mentereng adalah langkah Djarum membangun superblok mewah di jantung ibukota, kawasan Hotel Indonesia, Jakarta. Di sinilah, Djarum menggabungkan fungsi pusat belanja, perkantoran, apartemen dan hotel sekaligus.

Untuk pusat belanja, seperti dikutip di website Grand Indonesia, kawasan ini menyediakan pusat belanja mewah dan hiburan seluas 250 ribu meter persegi yang terdiri atas delapan lantai. Mall terdiri dari dua blok, barat dan timur yang dihubungkan dengan jembatan.

Untuk hotel,  mendesain kembali Hotel Indonesia yang sudah dikenal sejak 1960. Hotel ini dikelola oleh Kempinski Group sehingga namanya pun diubah menjadi Hotel Indonesia-Kempinski. Hotel dengan 280 kamar ini menerapkan standar internasional, baik dari sisi pelayanan setara dengan The Raffles Singapura dan The Oriental Bangkok.

Selain hotel, Djarum menggandeng RTKL untuk mendesain apartemen Kempinski Residence yang memberikan fasilitas layanan dengan standar tinggi, juga memakai teknologi tinggi. Apartemen dengan 57 tingkat ini terdiri atas 190 unit.

Yang tak kalah penting adalah Menara BCA. Ini menjadi salah satu pusat perkantoran salah satu bank yang dikendalikan oleh Grup Djarum, yakni Bank BCA, bank papan atas terbesar di Indonesia setelah Bank Mandiri dan BRI.

Menara BCA ini merupakan salah satu gedung tertinggi di Jakarta yang menyatu dengan pusat belanja Grand Indonesia. Di lantai 11 dilengkapi dengan kolam renang dan pusat olahraga. Jika ingin melihat matahari terbenam, bisa menuju lantai 56 sembari menikmati menu restoran terbaik di Jakarta.

heri.susanto@vivanews.com

TERKAIT