BISNIS

Mengapa Chairul Tanjung Tak Mau Akuisisi Bank

"Kalau hanya mengakuisisi bank yang punya 100 cabang, lebih baik kami membangun sendiri."

ddd
Senin, 28 Juni 2010, 14:48
Chairul Tanjung berbincang dengan SBY didampingi Hatta Rajasa
Chairul Tanjung berbincang dengan SBY didampingi Hatta Rajasa (Antara/ Pandu Dewantara)

VIVAnews - Para Group yang kini menjadi Chairul Tanjung Corporation (CT Corp) menegaskan bahwa unit usaha di sektor keuangan yang dijalankan perusahaan lewat bendera Mega, tidak akan lagi menggelar aksi korporasi berupa akuisisi lembaga keuangan baru.

Selama ini, CT Corp memiliki perusahaan keuangan di antaranya PT Para Finance, PT Mega Auto Finance, PT Asuransi Jiwa Mega Life, dan PT Bank Mega Tbk. Ke depan, perusahaan akan memfokuskan pada pengembangan usaha di unit bisnis sektor keuangan, di antaranya dengan membuka 500 kantor cabang di seluruh Indonesia hingga 2012.

"Kami hanya fokus kepada bisnis yang sudah dikuasai di sektor keuangan. Kami tidak akan melakukan akuisisi," kata pemilik kelompok usaha CT Corp, Chairul Tanjung, dalam konferensi pers pada seminar nasional Bank Indonesia (BI) di Kantor Kordinator BI, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin 28 Juni 2010.

Menurut Chairul Tanjung, yang akrab dipanggil CT, keputusan untuk tidak melakukan akuisisi baru tersebut diambil karena infrastruktur yang dimiliki unit usaha di sektor keuangan ini sudah cukup besar.

"Kalau hanya mengakuisisi bank yang punya 100 cabang, lebih baik kami membangun sendiri. Karena setiap tahun kami membuka 50-100 cabang," tuturnya.

Terkait rencana pembukaan kantor cabang baru Bank Mega hingga akhir 2012 sebanyak 500 kantor, menurut dia, tahun ini akan ada sebanyak 325 kantor baru yang dibuka.

Dari target sebanyak 500 unit, CT Corp unit bisnis keuangan tersebut akan membuka  sebanyak 200 kantor cabang di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Chairul juga mengatakan bahwa perusahaan bakal mengubah nama perusahaan pembiayaan dari selama ini Para Finance menjadi Mega Finance. Hal itu terkait dengan upaya penyeragaman nama seluruh unit bisnis keuangan CT Corp.

"Secara legal perubahan nama sudah dilakukan, kami tinggal umumkan. Semua bisnis harus memakai nama Mega agar tidak rancu," katanya.

Dia menganggap bahwa CT Corp merupakan perusahaan yang selama ini fokus menggarap bisnis di KTI, karena dianggap menjanjikan untuk pengembangan bisnis jangka panjang.

"Kalau kami tidak menganggap KTI sebagai fokus ke depan, kami tidak akan membangun kantor pusat operasional sebesar itu," katanya.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com