TUTUP
TUTUP
BISNIS

Juni, BNI Salurkan KUR Rp1,74 Triliun

Penyaluran kredit itu di antaranya diberikan kepada sektor perdagangan dan rumah makan.
Juni, BNI Salurkan KUR Rp1,74 Triliun
BNI kucurkan KUR (Widodo S Jusuf)

VIVAnews - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) mencatat penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) hingga semester I-2010 telah mencapai Rp1,74 triliun. Kredit tersebut disalurkan kepada 9.435 usaha kecil dan menengah (UKM) di seluruh Indonesia.

"Kami berharap bahwa fasilitas kredit ini juga menjadi salah satu rangsangan bagi pengembangan perekonomian daerah di Provinsi Jawa Timur dengan berbasis pada pengembangan usaha kecil dan pemberdayaan wirausahawan baru," kata Direktur Utama BNI, Gatot M Suwondo, dalam publikasi Peringatan Hari Koperasi Nasional yang diterima VIVAnews di Jakarta, Rabu 14 Juli 2010.

BNI mencatat, penyaluran kredit KUR itu di antaranya diberikan kepada sektor perdagangan dan rumah makan sebesar 66 persen, sektor pertanian dan sarana pertanian 22 persen, sektor jasa enam persen, industri pengolahan empat persen, sektor transportasi dan komunikasi dua persen, dan
sisanya untuk sektor-sektor lainnya.

BNI tahun ini menargetkan pertumbuhan KUR sebesar Rp1 triliun. Dalam penyaluran kredit UKM, BNI telah didukung dengan jaringan yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air, yaitu 51 sentra kredit kecil (SKC), 114 unit kredit kecil (UKC), 20 sentra kredit menengah (SKM), 64 kantor cabang stand alone, 57 cabang syariah dan didukung 980 kantor layanan.

Khusus untuk wilayah Jawa Timur, BNI mencatat telah menyalurkan KUR sebesar Rp130 miliar. Dana tersebut diberikan kepada 993 usaha kecil di provinsi tersebut.

BNI KUR merupakan produk kredit BNI dengan plafon hingga Rp500 juta untuk usaha kecil yang feasible, namun belum bankable. Pembiayaan mendapat fasilitas penjaminan dari perusahaan penjamin yang telah ditunjuk pemerintah, yaitu PT Asuransi Kredit Indonesia (PT Askrindo) dan Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo).

Selama ini, BNI menyalurkan KUR dengan tiga pola penyaluran, yaitu disalurkan langsung kepada debitor, melalui koperasi, dan perusahaan inti untuk usaha binaan. (art)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP