TUTUP
TUTUP
BISNIS

HIMPI Targetkan Ekspor Kerajinan US$650 Juta

"Produk Indonesia yang inovatif banyak dicari dan diekspor ke luar negeri."
HIMPI Targetkan Ekspor Kerajinan US$650 Juta
Kerajinan kuningan (Arief Priyono)

VIVAnews - Himpunan Perajin Indonesia (HIMPI) menargetkan ekspor kerajinan pada 2010 meningkat 14,27 persen menjadi US$650 juta dari tahun sebelumnya (2009) US$568,8 juta.

Optimisme tersebut terpicu mulai pulihnya ekonomi dunia dan industri kerajinan Indonesia yang menunjukkan kemampuan daya saing untuk dikembangkan.

Ketua Umum HIMPI Siti Suprapti menuturkan, produk kerajinan China memang bagus dan murah karena diproduksi massal. Namun, kerajinan Indonesia lebih inovatif dan originalitas karya sehingga mempunyai daya saing yang unggul.

"Produk Indonesia yang inovatif banyak dicari dan diekspor ke luar negeri," ujarnya kepada wartawan seusai pembukaan HIMPI EXPO 2010 di Jakarta, Rabu 18 Agustus 2010.

Siti menambahkan, ekspor kerajinan kuartal I-2010 mencapai US$143 Juta atau naik 18,25 persen dibandingkan periode yang sama pada 2009. Untuk itu, HIMPI menargetkan pada tahun ini ekspor naik menjadi US$650 Juta.

Ia mengakui, dari 4.000 anggota HIMPI, 30 persen di antaranya telah melakukan ekspor sendiri. Sedangkan 70 persen lagi, ekspor dengan "menumpang" ekspor perusahaan  lain.

Produk kerajinan yang diekspor antara lain handycraft seperti lampu antik, aksesoris, anyaman, house hold, dan garmen. Pada 2009, nilai ekspor ke Eropa mencapai 17 persen, Jepang 17 persen, Amerika Serikat 16,5 persen, dan sisanya 50,5 persen ke sejumlah negara lain termasuk ke negara anggota CAFTA.

Laporan: Iwan Kurniawan

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP