TUTUP
TUTUP
BISNIS

Bank Malaysia Kian Agresif di Indonesia

Maybank berniat membesarkan bisnis syariah di Indonesia.
Bank Malaysia Kian Agresif di Indonesia
Kantor Maybank  (http://tyo.ca)

VIVAnews - Ekspansi bisnis Malaysia di Indonesia kian meluas. Setelah melakukan akuisisi terhadap tiga bank di Indonesia, yakni Bank Niaga, Bank Lippo dan Bank International Indonesia, kini bank asal Malaysia tengah membidik bisnis perbankan syariah di Indonesia.

Sebut saja misalnya yang dilakukan oleh anak usaha Maybank, Maybank Indocorp. Maybank Indocorp semula ingin mendirikan bank syariah, yaitu Maybank Syariah. Proses itu sebenarnya telah diajukan ke Bank Indonesia.

Namun kemudian Maybank ingin membesarkan bank syariah dengan melepaskan unit usaha syariah BII. BII adalah salah satu bank nasional yang diakuisisi oleh Maybank.

Selain BII, dua bank nasional yakni Bank Niaga dan Bank Lippo diakuisisi oleh perbankan Malaysia. Namun, karena pemiliknya sama-sama dikendalikan oleh CIMB Group Sdn Bhd, Malaysia menggabungkan kedua bank tersebut menjadi Bank CIMB Niaga.

Menurut Direktur Perbankan Syariah Bank Indonesia, Mulya Siregar, semula Maybank Indocorp memang akan dikonversi menjadi Maybank Syariah. Rencananya, Maybank Syariah akan fokus ke korporasi, sementara Unit Usaha Syariah BII akan difokuskan ke ritel.

"Kan pemiliknya sama, Maybank asal Malaysia. Prosesnya sudah berjalan yang Maybank Indocorp jadi Maybank Syariah," katanya di BI Jakarta Jumat 27 Agustus 2010.

Namun dia mendengar dari BII, Unit Usaha Syariah BII akan dilepaskan dan dimasukkan ke Maybank Syariah. Namun, proses ini masih belum diputuskan internal di BII dan Maybank. "Saya bilang ya bicara dulu lah di antara kalian," ujarnya.

Hal ini membuat bingung bank sentral sehingga ia menunggu keputusan internal mereka. Padahal jika konversi Maybank Indocorp menjadi bank syariah prosesnya sudah selesai.

Maybank Indocorp merupakan anak usaha Malayan Banking Bhd (Maybank) yang juga menjadi pemegang saham pengendali di Bank Internasional Indonesia (BII). Maybank menggenggam 96,83% saham Maybank Indocorp.

Adapun di BII, Maybank menguasai 97,5% saham melalui Sorak Financial Holdings Pte.Ltd sebesar 54.33% saham, dan Maybank Offshore Corporate Services (Labuan) sebanyak 43,19% saham.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP