BISNIS

Berapa Utang Indonesia ke Amerika?

Amerika merupakan kreditor terbesar kedua bagi pemerintah Indonesia, setelah Jepang.

ddd
Rabu, 10 November 2010, 05:30
Presiden Obama tiba di Istana Merdeka
Presiden Obama tiba di Istana Merdeka (AP Photo/Pablo Martinez Monsivais)

VIVAnews - Kedatangan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke Indonesia diharapkan bisa meningkatkan hubungan kerja sama bidang investasi dan perdagangan kedua negara.

Baik Indonesia dan Amerika, keduanya menyampaikan harapannya atas kerja sama yang saling menguntungkan bagi kedua negara. Bagi Indonesia, menurut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Amerika adalah mitra dagang terbesar ketiga, begitupun dengan investasi Amerika juga menempati posisi terbesar ketiga.

Selain sebagai mitra dagang dan penanam modal besar, Amerika rupanya juga menjadi salah satu kreditor besar Indonesia. Utang luar negeri Indonesia kepada Amerika juga mencakup porsi yang cukup besar jika dibandingkan dengan sejumlah kreditor lainnya.

Data terbaru statistik utang luar negeri Indonesia yang dirilis pada Oktober lalu oleh Ditjen Pengelolaan Utang menunjukkan tingginya utang negara ini pada Amerika.

Hingga Agustus 2010, total pinjaman luar negeri Indonesia baik pemerintah dan swasta mencapai US$191 miliar. Dari jumlah pinjaman tersebut, sebanyak US$131,4 miliar (68,6 persen) dari negara-negara kreditor, US$24 miliar (13 persen) dari organisasi keuangan internasional dan US$35,4 miliar (18,4 persen).

Dari total pinjaman kepada negara kreditor sebanyak US$131,4 miliar, pinjaman terbesar berasal dari Jepang sebanyak US$39,7 miliar, kemudian disusul Singapura sebesar US$23,1 miliar. Amerika Serikat berada di posisi ketiga sebagai negara kreditor terbesar Indonesia dengan nilai pinjaman yang diberikan US$21,7 miliar.

Sedangkan, khusus pinjaman pemerintah yang totalnya mencapai US$101 miliar atau Rp909 triliun, Amerika merupakan kreditor terbesar kedua dengan total pinjaman sebesar US$17,7 miliar atau Rp159 triliun. Posisi kreditor pertama ditempati oleh Jepang dengan nilai pinjaman US$30,2 miliar atau Rp271,8 triliun.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Flavianus Lepa
04/07/2011
Untuk cepat maju, kita butuh modal besar dan pasti utang lah. Utang tentu untuk produksi to? tapi kalo disalurkan le tong sampah, apa jadinya negara ini.
Balas   • Laporkan
petani_kutho
10/11/2010
wuuaaaaahhhh banyak banget utangnya.... persasaan aku ga pernah hutang ke amerika iq... kalo jadi kreditor kecil² sih pernah tapi bukan di amerika, disini : http://mlmxenia.tk/
Balas   • Laporkan
wedus gembel
10/11/2010
Untuk hutang sebanyak itu, jaminannya apa ya....(tanah beserta isinya termasuk kita rakyatnya kale....)
Balas   • Laporkan
wulan
10/11/2010
utang Indonesia banyak bgt ya???? uangnya bwt apa ya???? kok kemiskinan & pengangguran di Indonesia msh bnyak & truz brtmbah..... korupsi truz ci . . . .
Balas   • Laporkan
reni
10/11/2010
banyaknya ya utang nya..kalau2 dihitung2 bisa bikin rakyat Indonesia sejahtera itu..tapi kok masih melarat aja ya.. uangnya dikemanain ya sama sibeye..dan .??
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id