BISNIS

Kiki Barki Makmur Dari Bisnis Batu Bara

Hanya dalam tiga tahun kekayaannya meroket Rp13,5 triliun menjadi Rp15,3 triliun.
Jum'at, 3 Desember 2010
Oleh : Arinto Tri Wibowo
Kiki Barki

VIVAnews - Majalah Forbes kembali merilis daftar 40 orang terkaya di Indonesia pada 2010. Nilai kekayaan 40 orang super kaya itu mencapai US$71 miliar atau sekitar Rp640 triliun.

Jumlah tersebut meningkat pesat dibandingkan tahun lalu yang tercatat US$42 miliar atau hampir Rp380 triliun.

Di antara daftar orang terkaya itu terdapat tujuh pendatang baru dengan total kekayaan lebih dari US$8 miliar atau sekitar Rp72 triliun. Salah satunya adalah Kiki Barki, pengusaha tambang batu bara yang mengendalikan perusahaan PT Harum Energy Tbk.

Kiki yang kini berusia 71 tahun mengoleksi kekayaan senilai US$1,7 miliar atau sekitar Rp15,3 triliun. Melalui bisnisnya di industri tambang batu bara itu, Kiki sukses membawa perusahaannya mencatatkan sahamnya (listing) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal Oktober 2010.

Saat penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) dengan melepas 500 juta saham pada harga Rp5.200 per unit, perseroan mampu meraup dana segar Rp1,04 triliun. Harum Energy yang merupakan perusahaan grup Tanito Coal itu kini masuk salah satu produsen batu bara terbesar di Indonesia.

Hingga akhir tahun ini, perseroan menargetkan produksi 7,4 juta ton batu bara. Selama 2009, perseroan mencatatkan pendapatan Rp4,6 triliun atau meningkat 75 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp2,5 triliun. Laba bersih juga naik lebih dari lima kali lipat menjadi Rp767,5 miliar dari posisi tahun sebelumnya yang hanya Rp120,4 miliar.

Saham perseroan yang diperdagangkan di BEI telah melonjak 41 persen sejak IPO.  Pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis 2 Desember 2010, harga saham Harum Energy telah bertengger di posisi Rp7.350 dibandingkan saat IPO di level Rp5.200. Nilai kapitalisasi pasar Harum Energy pun meroket menjadi Rp19,84 triliun.

Kiki Barki saat ini masih mempertahankan kepemilikan mayoritas di perusahaan yang dijalankan putranya Lawrence Barki, presiden komisaris di Harum Energy.

Bukan hanya di Indonesia, Kiki yang pada 2007 baru mencatatkan kekayaan US$195 juta atau Rp1,75 triliun itu juga memiliki saham di Australia melalui Cockatoo Coal.

Baca daftar lengkap 40 orang terkaya 2010 versi Forbes.

TERKAIT
TERPOPULER