BISNIS

Chindonesia, 3 Kekuatan Dahsyat Ekonomi Dunia

Kekuatan ekonomi Indonesia bila digabung China dan India akan menjadi raksasa ekonomi.

ddd
Kamis, 9 Desember 2010, 10:33
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia  

VIVAnews - China dan India merupakan pilar perekonomian dunia. Kini, Indonesia pun mulai disandingkan dengan dua kekuatan ekonomi baru dunia tersebut.

Ekonom Prasetiantoko, dalam bukunya Ponzi Ekonomi, meyakini Indonesia memiliki peluang besar untuk tumbuh berkembang bersama China dan India.
 
Menurut dia, Indonesia memiliki batu bara dan minyak kelapa sawit sebagai komoditas utama yang diekspor ke China dan India. "Asal China dan India masih tumbuh, otomatis Indonesia akan mendapat berkah," kata dia seperti VIVAnews kutip dari buku tersebut.

Prasetiantoko pun menyebut laporan CLSA Asia-Pasific Markets, sebuah lembaga investasi berjudul Chindonesia: Enter the Komodo, berisi prospek perekonomian di tiga negara China-India-Indonesia, di mana ketiganya dianggap sebagai triangle kekuatan ekonomi di Asia.

Berikut kutipan dalam laporan tersebut:

“China dan India sering disebut sebagai penggerak perekonomian global masa depan dan sekarang waktunya Indonesia masuk barisan bersama mereka. Negara tersebut adalah sumber pemasok marginal untuk Chindia, dimana dalam kurun waktu terakhir memiliki pertumbuhan percapita yang kuat dan demografi yang atraktif. Bacalah laporan CLSA Asia-Pasifik market tersebut untuk mengetahui lebih banyak tentang segitiga pertumbuhan Asia selanjutnya yaitu Chindonesia”.

Dalam laporan ini, Indonesia memiliki dua kekuatan penting yaitu sumber daya manusia dan sumber daya alam. Bahkan di tahun 2030, saat negara maju seperti Jepang, Jerman, Prancis dan sebagainya mengalami persoalan dengan jumlah penduduk yang menyusut Indonesia justru dalam fase puncak mendapat keuntungan dari jumlah penduduk dengan usia kerja terbanyak.

Bahkan, CLSA menyebutkan ketika semua negara hampir mengalami tren pertumbuhan GDP negatif, namun China, India dan Indonesia tetap menunjukkan tren positif. Pertumbuhan GDP China sebesar 17 persen, India 13,5 persen dan Indonesia 7,7 persen.

"Kekuatan ekonomi Indonesia apabila digabung dengan China dan India akan menjadi raksasa yang sangat penting posisinya dalam konstelasi perekonomian global," kata CLSA. (umi)

Baca Juga: Lima Raksasa Baru Ekonomi Dunia



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Rakyat
12/01/2011
Indonesia memiliki batu bara dan minyak kelapa sawit sbg komoditas utama yang diekspor ke China dan India. "Asal China dan India masih tumbuh, otomatis Indonesia akan mendapat berkah BODOH, HNYA MNGEKSPOR BHN MNTH INGIN MAJU, MALU AK. KMBNGKAN INDUSTRI!
Balas   • Laporkan
kora-kora kuya
21/12/2010
masalah jumlah penduduk, ga usah kuatir. dsini ada pepatah; byk anak byk rejeki...
Balas   • Laporkan
balonbalon
20/12/2010
amiinn
Balas   • Laporkan
putri
20/12/2010
ekspor SumberDaya Alam doank bisa berkah ya? Jangka pendek mungkin iya, tapi begitu sumberdaya kita sudah terkuras dan tersisa tinggal bencana (akibat pengurasan SDA secara tidak bijak) menangis darah dehh... SDMnya juga dikuatin lah...
Balas   • Laporkan
tmw
11/12/2010
alangkah indahnya kalo kemajuan ekonomi Indonesia bisa dinikmati seluruh rakyat... perlu niat tulus dari segenap anak bangsa... merah darahku... putih tulangku... garuda di dadaku... rakyat prioritasku...
Balas   • Laporkan
FRS
09/12/2010
jangan mimpi dulu, klo ga ada usaha gmn bsa maju...Korupsi masih merajalela, SDA diambil alih oleh investor asing, Keamanan masih merupakan sesuatu yg mahal. India terlebih, ekonomi maju. Tapi mikro masih berantakan. Masyarakat tdak butuh angka2, action
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id