BISNIS

Harga Naik Rp450, Pertamax Tetap Laris

Penjualan Pertamax di Jakarta tidak menurun meski mengalami kenaikan Rp450 per liter.

ddd
Senin, 3 Januari 2011, 12:52
Sejumlah kendaraan tengah mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina.
Sejumlah kendaraan tengah mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina. (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Sejumlah operator stasiun bahan bakar mengaku belum melihat dampak signifikan atas kenaikan harga Pertamax sebesar Rp450 per liter pada 1 Januari lalu.

Rudi, kepala SPBU 34.13605 Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, mengatakan bahwa belum ada perubahan signifikan pada penjualan Pertamax tiga hari terakhir. "Dampaknya belum terlihat signifikan, karena masih dalam suasana liburan," kata dia saat ditemui VIVAnews.com, Senin 3 Januari 2010.

Namun, menurut dia, penjualan Pertamax justru makin laris. Ini tidak lain karena musim liburan.

Sama halnya dengan Rudi, Murdianto, pengawas SPBU 31.13602 Cililitan, Jakarta Timur, mengatakan naiknya harga Pertamax tidak mempengaruhi penjualan. Justru penjualan Pertamax pada libur Tahun Baru meningkat.

"Pertengahan bulan mungkin baru terlihat penurunan penjualan karena mereka yang biasa gunakan Pertamax beralih ke Premium," kata Murdianto.

Terhitung mulai 1 Januari 2010, PT Pertamina (Persero) menaikkan harga eceran bahan bakar minyak nonsubsidi rata-rata sebesar Rp450 per liter.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Mohammad Harun mengatakan, kenaikan harga Pertamax tersebut dilakukan seiring adanya kenaikan harga minyak mentah dunia. Selama ini Pertamina selalu menyesuaikan kenaikan harga BBM nonsubsidi sesuai dengan harga patokan minyak ICP.

Kenaikan harga, kata Harun, merupakan langkah yang sudah terjadwalkan. Sebab, Pertamina biasanya melakukan review harga BBM nonsubsidi setiap dua minggu sekali. "Harga kenaikan BBM nonsubsidi yang baru ini berlaku untuk seluruh Indonesia," katanya.

Sementara itu dari pantauan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umur (SPBU) di Jakarta, terlihat adanya kenaikan harga Pertamax dari sebelumnya Rp7.050 per liter menjadi Rp7.500 per liter. Sementara harga Pertamax Plus naik dari sebelumnya Rp7.450 per liter menjadi Rp7.900 per liter. (hs)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
sid
04/01/2011
Rp450? yang bener? ngaco deh ni berita..
Balas   • Laporkan
ko hen
03/01/2011
naik tetap laris..ya ga ada pilihan kl mobilnya bisa pake air PDAM ya pilih PDAM ya gimana ini. walaupun dinaikan 20.000 pasti terpaksa di beli juga lah. pemikiran jangan ngawur donk..
Balas   • Laporkan
bagong | 03/01/2011 | Laporkan
bener banget bro... pemerintah ga bisa membuat patokan yang realistis... masa' laris/ga dijadikan parameter...


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id