BISNIS

Inilah Tes Pramugari Versi Lion Air

Calon pramugari Lion Air harus menjalani tes kesehatan seperti ditempuh maskapai lain.

ddd
Rabu, 24 Agustus 2011, 16:53
Para pramugari di bandara
Para pramugari di bandara (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia dinilai melanggar norma-norma kesusilaan dalam tes perekrutan calon pramugari di Korea Selatan. Pada tes tersebut, pramugari diperintahkan setengah telanjang dan diraba--maaf--payudaranya dalam pemeriksaan kesehatan.

Bagaimana dengan Lion Air? Menurut Direktur Umum Lion Air Edward Sirait, setiap calon pramugari di maskapai perusahaannya juga harus menjalani tes kesehatan seperti ditempuh maskapai penerbangan lainnya. "Itu syarat yang mesti ditempuh calon pramugari kita," ujarnya saat dhubungi VIVAnews.com di Jakarta, Rabu 24 Agustus 2011.

Mengenai mekanisme pemeriksaannya, kata Edward, juga dilakukan dokter ahli yang diberi wewenang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan atau medical chek up. "Tapi, kami tidak pernah melakukannya sendiri. Sebab, para calon pramugari Lion Air diperiksa kesehatannya di Balai Kesehatan Kementerian Perhubungan," ujarnya.

Tentunya, dia menambahkan, medical check up yang diterapkan di balai kesehatan tersebut sesuai prosedur yang diterapkan pemerintah. "Setahu kami, tidak pernah ada keluhan dari calon pramugari Lion Air. Sebab, mereka hanya diperiksa tes darah maupun tes paru-parunya," kata Edward.

Menurut Edward, pramugari tidak boleh cangkok payudara silikon karena pertimbangan keselamatan. Untuk menentukan apakah yang bersangkutan pernah cangkok payudara silikon, maka dia cukup diperiksa lewat sinar ronsen.

Pemeriksaan itu bisa rentan dengan pelecehan bila sudah menyangkut sentuhan dan didasari maksud yang tidak baik. "Jadi, kalau ada raba-meraba, itu mungkin ulah oknum. Tapi itu juga jika dilakukan berdasarkan nafsu seks. Kalau itu prosedur kesehatan, sepertinya tak jadi soal," ujar Edward.

Seperti diberitakan kantor berita Yonhap, tes pemeriksaan kesehatan calon pramugari Garuda yang dinilai menyimpang ini terjadi pada bulan lalu. Pada tes tersebut, para calon pramugari diminta untuk melepas semua pakaian mereka kecuali celana dalam dan diminta berbaring.

Kemudian, seorang dokter lelaki asal Indonesia mulai meraba payudara mereka dan bagian tubuh lainnya. Setelah pemeriksaan tersebut, banyak calon pramugari mengeluh. Mereka menganggap tes itu memalukan dan merasa tidak nyaman diperintahkan telanjang dan diraba oleh dokter lelaki.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
joeco
18/10/2011
alaamak. emang di dunia ngga ada dokter perempuan??? kalo kejadian nya bener... dokternya DAJJAL....
Balas   • Laporkan
prenyon
03/10/2011
itu bisa membangkitkan gairah seks,, kalo imanya nggak kuat bisa2 yg mau di rekrut perkosa semua ahahahahhaa otak mesum
Balas   • Laporkan
Ani Yulika
25/08/2011
INVESTIGASI pihak terkaitnya. dokter, personalia dan para calon pramugarinya (terutama yang merasa dilecehkan) coba ditanya, kaya apa "nyentuh" nya. baru bisa diambil tindakan. sebagai masyarakat, jangan juga sembarang JUSTIFY lah. relaxxxx
Balas   • Laporkan
astagaaaa
25/08/2011
apa g ada cara lain y? sekelas garuda kok g knal tehnologi yg lbh modern. setidaknya dokternya muhrim
Balas   • Laporkan
Elly Paturay
25/08/2011
Bikin malu aja Garuda ini,padahal kita negara mayoritas islam,islam kan sangat ketat aturan auratnya..mundur aja th dirutnya
Balas   • Laporkan
ngspektra
24/08/2011
kurang lama sih pak dokter saat memeriksa calon pramugari sehingga mereka protes karena kenikmatannya terpenggal
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id