BISNIS

Begini Pengalaman Pramugari Garuda Uji Fisik

Pemeriksaan tubuh calon pramugari menggunakan alat, tidak dengan tangan terbuka.

ddd
Kamis, 25 Agustus 2011, 06:30
Pramugari Garuda Indonesia
Pramugari Garuda Indonesia (Wikimedia Commons)

VIVAnews - Perekrutan pramugari maskapai penerbangan Garuda Indonesia di Korea Selatan dinilai melanggar norma kesusilaan. Pasalnya, pada salah satu tes, calon pramugari diperintahkan telanjang dan diraba payudaranya.

Menanggapi hal itu, salah seorang pramugari senior Garuda Indonesia yang enggan disebutkan namanya mengaku terkejut mendengar kabar itu.

Dalam pemeriksaan kesehatan, calon pramugari tak diharuskan telanjang. Dokter memang memeriksa tubuh calon pramugari, namun menggunakan alat, tidak dengan tangan terbuka.

"Jadi nggak mungkin jika dokter meraba payudara. Pemeriksaan rontgen juga memakai baju," ujarnya kepada VIVAnews, Jakarta, Rabu 24 Agustus 2011.

Bahkan, katanya, jika calon pramugari menggunakan celana panjang, celana diangkat hingga lutut saja, tak harus telanjang. Dokter lalu memeriksa dengan memukul tempurung lutut dengan alat.

"Jadi kalau telanjang saya rasa tidak mungkin ya. Kecuali kancing dilepas untuk memudahkan stetoskop masuk," tambahnya.

Sementara, Poppy, mantan pramugari maskapai penerbangan swasta membagi pengalamannya saat mengikuti seleksi. Menurutnya, tidak ada raba-raba payudara pada saat pemeriksaan kesehatan dalam perekrutan pramugari.

Memang, menurutnya, ada pemeriksaan kesehatan yang mengharuskan calon pramugari membuka baju dan celana. "Tapi masih pakai bra dan celana dalam. Tapi nggak diraba-raba," katanya saat berbincang dengan VIVAnews.

Pemeriksaan itu, katanya untuk memastikan calon pramugari belum pernah melahirkan. "Kan kelihatan dari badan dan perut calon," imbuhnya.

Saat itu Poppy mengaku diperiksa oleh dokter pria. Namun, didampingi juga oleh dokter perempuan. "Kalau menurut teman-teman sesama pramugari, pemeriksaan kesehatannya sih seperti itu," tuturnya.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
nesa_gan
27/09/2011
mau dong, jadi bagian kacing yang lepas
Balas   • Laporkan
Prikitiew
25/08/2011
Saya minta pada garuda untuk menunjuk saya sebagai dokternya, lebih seru....
Balas   • Laporkan
tobat
25/08/2011
tetap aja salah test kesehatan perempuan ya harus dengan dokter perempuan, kecuali sudah gak lagi ada dokter perempuan di negeri ini. ada-ada aja alasannya. walaupun didampingi dokter pria, ya sma aja terlarang.
Balas   • Laporkan
Klepon
25/08/2011
Di raba raba nya kurang lama kalee jadi komplain
Balas   • Laporkan
imbalo iman sakti
25/08/2011
maaf lubang pantat juga "ditusuk" disuruh ngedan untuk melihat ada ambeyen apa tidak.......... buah peler juga di periksa koq......itu pengalaman terkadang di ruangan itu ada dokter wanita nya....
Balas   • Laporkan
byu27 | 17/10/2011 | Laporkan
Hussh!
a.naully
25/08/2011
Garuda musti menjelaskan sebenarnya dan kenapa garuda musti cari calon pramugari dari Korea,China dlsb,apa orang Indonesia tidak ada yang bisa bahasa asing dan tidak memenuhi kretaria Garuda?tks
Balas   • Laporkan
thomas
25/08/2011
sudahlah, nggak usah ngotot pake investigasi segala. Akui saja memang ini prosedurnya dari jaman dulu.Kalau ini dianggap menyinggung wanita korea ya minta maaflah dan janji akan merubah prosedur ini dengan yg lebih bermartabat!
Balas   • Laporkan
ivan
25/08/2011
Namanya juga berita pers, dibuat seru biar laku!!!! Mo ngikutin cara2nya sinetron.......
Balas   • Laporkan
ivan
25/08/2011
Namanya juga berita pers, dibuat seru biar laku!!!! Mo ngikutin cara2nya sinetron.......
Balas   • Laporkan
farid
25/08/2011
siapa tahu oknum dokter di korea memang rada bejat..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id