BISNIS

Pemerintah Kurangi 80 Ribu PNS

Jumlah PNS saat ini telah mencapai 4,7 juta orang. Itu di luar TNI dan Polri.

ddd
Jum'at, 18 November 2011, 11:39
Pemerintah fokus kurangi jumlah PNS, sebab saat ini telah mencapai 4,7 juta orang.
Pemerintah fokus kurangi jumlah PNS, sebab saat ini telah mencapai 4,7 juta orang. (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Pemerintah berniat mengurangi formasi pegawai negeri sipil sebesar 80 ribu orang per tahun. Hal ini mengingat jumlah PNS saat ini sudah terlalu banyak dan telah mencapai 4,7 juta orang. "Itu di luar TNI dan Polri," kata Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar, saat ditemui di kantornya, Jakarta, Jumat 18 November 2011.

Estimasi pengurangan tersebut, menurut Azwar berasal dari pegawai pensiun yang tiap tahun mencapai 120 hingga 130 ribu orang. Selain itu, pemerintah juga hanya menerima pegawai baru 30 - 40 ribu. "Jadi setiap tahun kami melakukan pengurangan 80 ribu PNS," katanya. "Bila 10 tahun hilang 800 ribu orang."

Azwar juga menerangkan bahwa pada saat penerimaan dibuka kembali nanti, dipastikan tidak ada penyelewengan penerimaan. "Saya ingin memberi pesan kepada masyarakat bahwa tidak ada lagi penerimaan tanpa seleksi yang bersih," katanya. "Ujian masuk harus sesuai dengan sila kelima Pancasila, yakni Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia."

Azwar berjanji akan mengawasi proses penerimaan pegawai baru. Apabila ditemukan penyelewengan, maka proses penerimaan akan ditutup di tempat terkait.

Sebelumnya, pemerintah menyatakan akan melakukan moratorium atau penangguhan penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kebijakan untuk menekan jumlah PNS ini berlaku sejak 1 September hingga 31 Desember 2012.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
tralala88
28/11/2011
kekekeke...... pns pemkab,kecamatan tuh yg banyak keluyurannya. malahan kerjanyya chatting pake vasilitas kantor.
Balas   • Laporkan
wawa_tm
19/11/2011
terlepas dari "Berkualitas" atau "tidak"nya sih mending diseleksi aja deh, PNS bener2 berkompeten untuk bekerja yg mana.. jangan sampai jatah kerjaan untuk 1 orang malah dikerjain 4 atau 5 orang.. mubazir namanya itu..
Balas   • Laporkan
Brahmoyo
18/11/2011
3 Cara Masuk PNS : 1. SUAP... 2. JATAH Orang TUA kepada Anaknya + SUAP 3. Seleksi CPNS..
Balas   • Laporkan
jemskalos
18/11/2011
kalo PNS yg guru termasuk??
Balas   • Laporkan
maarhalim
18/11/2011
Setuju banget. Say sudah lama muak dengan kinerja PNS yang minta disuapin mulu walaupun sudah kenyang ...
Balas   • Laporkan
rullyansyah
18/11/2011
harusnya emang kayak gitu, karena banyak PNS yg tdk punya kualitas yg mumpuni, yg kerjanya hanya membebani APBN maupun APBD tapi kerja nya tidak sesuai dgn yg dibutuhkan. PNS bnyk yg kerjanya petantang-petenteng dgn seragamnya tapi ga' punya kualitas...
Balas   • Laporkan
alex5won
18/11/2011
bgsslahh, kurangi PNS yg TIDAK BERKUALITAS, yg kerjanya hanya makan tidur doang.,agar dana yg harusnya bwt mereka bisa dialihkan ke fakir miskin dan anak2 terlantar...
Balas   • Laporkan
dora.emon1
18/11/2011
Ironis mmang klo udah berbicara mslh PNS di negeri ini,. Kalo memang akan ada pengurangan hilangkan mrk2 yg tdk produktif,. Bagi mrka yg Produktif perhatikan kesejahteraan dan jenjang karirnya, yg naek pangkat cuman yg punya duit, mlhan bkn yg kompeten,.
Balas   • Laporkan
didikarek2a
18/11/2011
kerjanya PNS di kantor, baca koran, ngrumpi, bahkan ke mall krn mmg gk ada yg dikerjain, gk kerja dpt gaji tiap bulan
Balas   • Laporkan
shinobi.samarinda
18/11/2011
ya ada baiknya kurangi aja PNS yg TIDAK BERKUALITAS, tapi yg BERKUALITAS sebaiknya dipertahankan,agar tidak menimbulkan polemik tersendiri dikemudian hari.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com