BISNIS

Pindah ke BBG, Dapat Alat Konversi Gratis

Alat seharga Rp15 juta akan dibagikan gratis bagi kendaraan-kendaraan umum di Jakarta.

ddd
Selasa, 3 Januari 2012, 15:45
SPBU Pertamina
SPBU Pertamina (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Pemerintah akan membagikan konverter kit secara cuma-cuma untuk kendaraan umum. Konverter kit merupakan alat tambah yang digunakan pada mobil untuk mengalihkan bahan bakar dari BBM ke gas.

Pemerintah juga akan memberikan subsidi atau cicilan murah untuk kendaraan umum yang akan menggunakan bahan bakar gas. "Harganya sekitar Rp15 juta per unit," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa di Jakarta, Selasa 3 Januari 2012.

Dia mengatakan, untuk tahap awal pemerintah akan menerapkan konsep 'mother and daughter'. "Di mana mother-nya itu menyiapkan gas alam terkompresi (Compressed Natural Gas/CNG) di beberapa stasiun tertentu. Satu mother lima daughter. Nah, daughter-nya ini yang akan bergerak untuk mengisi kendaraan-kendaraan yang menggunakan CNG itu," tuturnya.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Widjajono Partowidagdo, menambahkan, pasokan gas alam cair Liquefied Gas for Vehicles (LGV) dipastikan tidak akan langka. Sebab, beban anggaran untuk gas cair untuk kendaraan (LGV) itu lebih murah dibanding BBM. "Impor LGV itu lebih murah, karena cuma 60 persen dari harga BBM," katanya.

Menurut dia, impor LGV ini sangat mudah, karena persediaan dunia sangat banyak. "Impornya bisa dari Singapura dan kita juga bisa memproduksi," katanya.

Secara bertahap, program konversi ini akan dimulai dari Jakarta, kemudian Jabodetabek. Selanjutnya, di Jawa-Bali dan baru seluruh Indonesia. (art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
komisitiga
19/01/2012
Katanya mau hemat devisa. Ini Rezim gak pake akal sehat. maunya koq import melulu. Buat apa ada pemerintahan yg buat kebijaksanaan ?. anda semua kayaknya makan uang haram dari rakyat.mau rubah premium ke gas. Gimana dg surat surat kendaraan ? Pemutihan ?
Balas   • Laporkan
iron maiden
06/01/2012
kebijakan pembatasan dgn konversi ini akan gagal, krn apa?, krn ini kebijakan abal2 dari rezim yg penakut, lebih mudah pengawasan dgn menaikkan harga premium, kalau ini akan mengubah profesi sopir angkutan umum menjadi penjual premium
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id