BISNIS

Kelebihan Indonesia Dibanding Negara Lain

Selisih antara BI Rate dengan inflasi masih positif, sementara negara lain negatif.
Jum'at, 10 Februari 2012
Oleh : Nur Farida Ahniar, Nina Rahayu
Gubernur BI Darmin Nasution

VIVAnews - Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution mengatakan ekonomi Indonesia memiliki kelebihan dibanding negara lain di kawasan. Salah satunya yaitu kebijakan dari sisi fiskal dan moneter.

"Indonesia punya beberapa kelebihan dibanding negara lain salah satunya adalah kita masih punya ruang untuk melakukan langkah-langkah counter cyclical baik dari sisi  moneter maupun di fiskal," ujar Darmin di Bank Indonesia, Jakarta, Jumat 10 Februari 2012.

Darmin menjelaskan, dari sisi fiskal, defisit anggaran negara masih kecil. Hal itu membuat masih ada ruang untuk memberikan insentif bagi pertumbuhan ekonomi. Sementara dari sisi moneter, suku bunga acuan sebesar 5,75 persen dikurangi angka inflasi sebesar 3,65 persen masih positif. Sementara negara lain masih negatif.

"Kalau positif itu berarti ruang kebijakan moneter untuk counter cyclical," ujarnya.

Sedangkan dari sisi rasio kredit terhadap PDB, Indonesia paling rendah di kawasan ASEAN. Kondisi ini juga memberikan ruang agar pertumbuhan ekonomi lebih tinggi.

Darmin juga menjelaskan, dari sisi perbankan,  rasio kredit terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia juga masih rendah, sekitar 30 persen

"Angka ini jauh jika dibandingkan dengan  rasio kredit terhadap PDB di negara-negara seperti China, Malaysia, dan Thailand, dengan ini saya yakin sektor perbankan akan jauh lebih kuat dan efisiensi," ujarnya. (umi)

TERKAIT
    TERPOPULER