BISNIS

SBY: Harga BBM Naik Demi Kebaikan Bersama

"Kalau ada solusi lain, harga BBM tidak perlu dinaikkan" kata Presiden Yudhoyono
Kamis, 23 Februari 2012
Oleh : Nur Farida Ahniar, Suryanta Bakti Susila
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali menegaskan rencana menaikkan harga BBM saat pidato di Kementerian Luar Negeri hari ini. Kepada para kepala perwakilan diplomatik Indonesia yang bertugas di mancanegara, Yudhoyono mengungkapkan rencana kenaikan itu terkait dipengaruhi kondisi geopolitik Timur Tengah sehingga harga minyak melambung.

"Kita tidak bisa lepas dan menunggu apa yang datang ke negeri kita. Geopolitik di Timur Tengah, ketegangan Iran-AS-Uni Eropa harga minyak meroket," kata Yudhoyono.

Menurut dia, meroketnya harga minyak akibat perkembangan tersebut mempengaruhi perekonomian semua bangsa, termasuk Indonesia. Maka pemerintah Indonesia harus menyesuaikan kembali APBN, fiskal dan subsidi. "Ini agar membawa kebaikan bagi semua. Kalau ada solusi lain, tidak perlu dinaikkan," kata dia.

Yudhoyono melanjutkan, keputusan menaikkan harga BBM juga bertujuan menyelamatkan perekonomian di masa depan. Kepala negara juga berpesan kepada kepala perwakilan Indonesia di mancanegara agar terus aktif menjalankan diplomasi untuk kepentingan bangsa.

"Saya berharap bisa tetap aktif menjalankan tugas diplomasi pada semua urusan tadi. Semua untuk kepentingan kita," ujarnya.

Rapat Kerja 2012 Kementerian Luar Negeri dengan Perwakilan RI ini dihadiri oleh para Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri yang terdiri dari 85 Duta Besar, 28 Konsul Jenderal, 4 Konsul serta 3 Kuasa Usaha Ad-Interim dari 88 negara. (ren)

TERKAIT
TERPOPULER