BISNIS

Lima Jurus SBY Saat BBM Tak Jadi Naik

SBY menegaskan defisit APBN akan membengkak menyusul tak disetujuinya opsi menaikkan BBM.

ddd
Rabu, 4 April 2012, 17:32
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menegaskan bahwa defisit anggaran akan membengkak menyusul tidak disetujuinya opsi menaikkan harga bahan bakar minyak bersubsidi oleh Dewan Perwakilan Rakyat.

Karena itu, Presiden mencetuskan lima langkah untuk mengamankan perekonomian nasional. Kelima jurus ini harus disusun dan dijalankan seluruh lapisan, baik pemerintahan pusat maupun daerah, termasuk lembaga-lembaga negara dan Badan Usaha Milik Negara.

"Saya sebut sebagai lima policy yang harus kami susun dan jalankan," kata SBY di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu 4 April 2012.

Menurut SBY, kelima kebijakan itu antara lain pengamanan APBN-P 2012. Artinya, pemerintah akan menjaga anggaran negara agar jangan sampai defisit melebihi 3 persen.

Langkah kedua adalah meningkatkan penerimaan negara. "Berat ini. Saya melihat masih ada peluang yang baik, ada sumber-sumber pajak, misalnya dari pertambangan. Bukan dengan menggenjot pajak di segala lini," katanya.

Yudhoyono juga menekankan perlunya gerakan nasional penghematan energi. Dia akan mengeluarkan instruksi Presiden untuk langkah ketiga ini. "Gerakan atau langkah ketiga yang akan menjadi gerakan bersama di tingkat nasional," katanya.

Berikutnya, kebijakan penggunaan gas domestik. Dengan itu, dia berharap bisa mendorong industri dan pergerakan sektor riil, sehingga pertumbuhan ekonomi bisa dijaga. Hal ini juga sekaligus berkaitan dengan masalah kelistrikan, sehingga konsumsi BBM untuk pembangkit listrik bisa diturunkan.

"Ini memerlukan langkah cepat dan tepat di semua lini," ujarnya.

Kelima, peningakatan investasi. "Kita memang ingin meningkatkan investasi tahun ini, tahun depan, dan tahun depannya lagi. Semua tahu investasi akan berkembang manakala iklimnya baik," ujarnya.

Di hadapan para menteri kabinet, SBY mengajak jajarannya menyusun aturan yang kondusif. SBY optimistis, dengan lima langkah itu perekonomian tahun ini bisa dijaga. "Manakala ada gejolak baru, termasuk kenaikan harga BBM, kita pastikan punya solusi dan opsi yang tepat," katanya.

"Tetapi, sekali lagi, situasinya pada tingkat global penuh ketidakpastian, kami harus siap tapi tidak perlu cemas," tuturnya. (art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
koomingpoek
23/04/2012
KATAKAN TDK ...KORUPSI...MANA BUKTINYA..VIVA GAK SUKA YAH>>> ADA APA ????
Balas   • Laporkan
ningsihlastri
12/04/2012
Kenapa jurus2 mautnya dikeluarkan saat BBM tidak jadi naik ?. Mang ga bisa dipake sehari-harinya tuh jurus ?. Dasar manusia banyak bullshit. jgn selalu merasa Bangsa ini bisa dibodohin.
Balas   • Laporkan
koomingpoek | 23/04/2012 | Laporkan
gak ada dlm lubuk hati nya..mikir harga pada naik..rakyat..miskin..tambah miskin..eh tambah banyak..
ningsihlastri | 12/04/2012 | Laporkan
Mendingan ente pikirin JURUS-AN mana ente mau cabut kalau diturunin dari RI 1. Percuma jd Presiden kalo rakyatnya sdh ga percaya.
adrel
05/04/2012
tidak naiknya hrga BBM justru akan memperkaya orang kaya yg punya kendaraan banyak. mengapa kita tidak alihkan aza subsidi tuk BBM ke subdisi BERAS, Pendidikan dan Kesehatan biar manfaatnya bisa dirasakan rakyat kecil.
Balas   • Laporkan
koomingpoek | 23/04/2012 | Laporkan
gak lah pemerintah ngak pengen rakyat jadi pinter..bahaya kalie.buat mereka...
11091976
05/04/2012
walau 1000 jurus pak sby mau keluarkan Rakyat sudah tidak percaya.
Balas   • Laporkan
koomingpoek | 23/04/2012 | Laporkan
brantas korupsi..berdiri paling depan...gak pernah kan..mana bisa di percaya...
lekdutmen
05/04/2012
Ternyata BBM ga jadi naek, Indonesia ga bangkrut tuh...
Balas   • Laporkan
koomingpoek | 23/04/2012 | Laporkan
ajang korup nya ber kurang..itu mungkin...
arieff2008
04/04/2012
iyye,,kenape gag keluarin jurus berantas korupsi yee(betull pak redenbagus) paling jawabannya "jangan dulu deeh, soalnye kader dari partai gue masih banyak banget yang korupsi, untungnye belum ketauan,mudah2an gag ketauan deh,,doain yee"wkwkwkwkwkwkwwkwkw
Balas   • Laporkan
koomingpoek | 23/04/2012 | Laporkan
kan udah di persiap kan di kpk.kejaksaan.dan polisi..aman deh...
radenbagus
04/04/2012
ternyata ada lima jurus plus kalo berantas korupsi paling tidak ada 6 jurus kenapa ga di keluarin dulu jurus2 ini knp ngotot mau naikin BBM ya, kemarin2 bilangnya ga ada pilihan lain?
Balas   • Laporkan
koomingpoek | 23/04/2012 | Laporkan
wadulll
feryardiant
04/04/2012
masih banyak industri minyak rumahan diluar sana, tidakkah pemerintah terfikir untuk mengelolanya.
Balas   • Laporkan
koomingpoek | 23/04/2012 | Laporkan
gak ada duit nya ..ngapain..itumah kecillll
inarus.indonesia
04/04/2012
semestinya 6 Bos, Ke 6 : Berantas korupsi mulai dari desa sampai ibu kota, terbukti korupsi langsung pecat dan hukum yang seberat-beratnya
Balas   • Laporkan
allama.haikal | 08/05/2012 | Laporkan
hukuman mati buat koruptor,teroris / musuh negara
satriosabtupahing
04/04/2012
Jurus katak menahan NAPSU !!! Jurus Demokrat Mencari Muka !!!!
Balas   • Laporkan
fransserang | 04/04/2012 | Laporkan
sampean hidup dijaman bahalul ya, positif dikit lah, hidupmu itu kelihatannya penuh kecurigaan.. kasian banget ya... policy yang baik didukunglah...


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com