BISNIS

Cegah Macet, Layanan Kartu Tol Dipermudah

Pengguna tol selama ini membayar tarif tol dengan kartu pembayaran dengan mesin berbeda.

ddd
Kamis, 19 April 2012, 16:50
e-toll card, salah satu bentuk pembayaran tarif tol
e-toll card, salah satu bentuk pembayaran tarif tol (VIVAnews/Sandy Adam Mahaputra)

VIVAnews - Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) mengusulkan agar penggunaan kartu pembayaran untuk transaksi uang giral atau non tunai di gerbang tol bisa dilebur dalam satu mesin. Upaya ini untuk mempermudah pengguna jalan bebas hambatan tersebut.

Selama ini, operator jalan tol setidaknya menggunakan tiga jenis kartu pembayaran non tunai dengan mesin tersendiri untuk transaksi di gerbang tol. Selain kartu flash dari PT Bank Central Asia Tbk, operator tol juga menyediakan pembayaran tarif lewat e-toll card dari PT Bank Mandiri Tbk dan kartu lain dari PT Bank Mega Tbk.

"Ini yang merepotkan. Apalagi kalau salah memasukkan kartu, akhirnya macet juga," ujar Ketua ATI, Fatchur Rochman, dalam keterangan pers di Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, Kamis, 19 April 2012.

Melihat kecenderungan memicu kemacetan, Fatchur berharap agar penggunaan kartu pembayaran non tunai jalan tol bisa digunakan dalam satu mesin yang sama.

"Layaknya 'ATM bersama'. Hal ini baik bagi pengguna maupun pengusaha jalan tol yang berharap tidak terjadi antrean panjang," ujar Fatchur.

Sementara itu, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), Ahmad Ghani Gazali, mengatakan, ide peleburan kartu transaksi pembayaran uang giral dalam satu mesin yang sama, sebetulnya sudah dipikirkan sejak lama. Bahkan, hal itu sudah pernah dibahas bersama Bank Indonesia.

"Keinginan pengusaha jalan tol agar hanya menggunakan kartu yang dapat menggunakan satu mesin, bukan masalah yang besar untuk pemerintah dan Bank Indonesia," kata Ghani.

Namun, Ghani mengungkapkan, pihak perbankan khususnya BI, masih menilai adanya kendala pada bagian clearing house-nya atau sistem pembayaran yang terkoneksi di antara penyedia kartu layanan pembayaran tol.

"Ini yang masih dikaji oleh pemerintah. Namun, diharapkan spesifikasi sudah dapat keluar tahun ini, sehingga bisa digunakan tahun depan," ujar Ghani. (art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Info Iklan | Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Kode Etik | Lowongan
Copyright © 2014 PT. VIVA Media Baru