Data Status Honorer PNS Diduga Bermasalah

seorang ibu perajin lidi nipah di Kota Palembang, Sumatera Selatan
Sumber :
  • VIVAnews/Muhamad Solihin

VIVAnews - Anggota Komisi Bidang Pemerintahan Dalam Negeri DPR Abrul Malik Haramain, menilai proses pendataan status honorer pegawai negeri sipil (PNS) bermasalah. Menurut Anggota Fraksi PKB ini banyak pengaduan dari daerah-daerah terkait status ini.

Viral Jeam Kelly Sroyer Dikeplak Shin Tae-yong, Ternyata Gegara Ini

Malik menjelaskan, sesuai keputusan Panja Honorer Komisi II dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara, honorer dengan Kategori I (K I) diangkat secara otomatis sebagai PNS, sementara Kategori II (K II) diseleksi sesama K II.

"Persoalan yang muncul, banyak honorer yang lolos di K I ternyata masuk di K II. Yang bertanggung jawab terkait pendataan honorer adalah Badan Kepegawaian Daerah (BKD)," kata Malik kepada VIVAnews, Rabu 16 Mei.

Malik menjelaskan, BKD menghimpun data honorer dari satuan Kerja atau dinas-dinas di provinsi maupun kabupaten/kota. Untuk guru agama di bawah koordinasi langsung Kementerian Agama.

Menurut Malik, ketidakberesan pendataan ini disebabkan oleh banyak manipulasi pendataan honorer di tingkat bawah. "Terjadi kongkalikong antar pejabat di bawah. Petugas tidak konsisten dengan kategori-kategori, baik K I maupun K II yang sudah disepakati bersama termasuk tahun pengangkatan honorer yang dibuat mundur," kata Malik.

Sebab itu, Malik mengusulkan agar Komisi II DPR RI mengevaluasi pemerintah terkait permasalahan tersebut. "Saya minta Komisi II segera  memanggil dan mengevaluasi  Kementerian PAN dan BKN (Badan Kepegawaian Nasional)," kata Malik. (adi)

Ilustrasi Pertumbuhan Ekonomi/Realisasi Investasi.

Pemilu di AS dan Eropa Diprediksi akan Pengaruhi Iklim Investasi Indonesia

Selain Indonesia, tahun 2024 akan ada 64 negara yang juga menyelenggarakan pemilu. Sebagian besar Pemilu 2024 akan terjadi di Benua Eropa, dimana akan ada 19 negara yang

img_title
VIVA.co.id
19 April 2024