BISNIS

8 Negara Terbaik ASEAN di Sektor Pariwisata

Di tingkat internasional, daya saing pariwisata Indonesia berada di peringkat 74.

ddd
Kamis, 31 Mei 2012, 05:12
Bali, kota tujuan utama wisata Indonesia
Bali, kota tujuan utama wisata Indonesia (http://www.premierholidays.co.uk)

VIVAnews - Tiga negara di Asia Tenggara menempati posisi tertinggi sebagai negara dengan daya saing sektor pariwisata dan perjalanan wisata (travel). Ketiga negara tersebut adalah Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Indonesia yang pernah jaya di sektor ini dengan andalan Pulau Bali sebagai Pulau Dewata, justru hanya menempati posisi kelima diantara negara tetangga. Indonesia berada di bawah negara kecil namun kaya, Brunei Darussalam.

Hal itu terungkap dalam laporan World Economic Forum (WEF) berjudul "The ASEAN Travel & Tourism Competitiveness Report 2012" yang diperoleh VIVAnews.com. Pemeringkatan ini merujuk pada hasil Travel and Tourisme Index (TTCI) yang menilai 139 negara di seluruh dunia.

Di tingkat internasional, daya saing sektor travel dan pariwisata Indonesia berada di possi 74 dunia. Peringkat Indonesia tersebut hampir 7 kali lipat lebih rendah dibandingkan Singapura yang menempati posisi 10 dunia.

Sementara Malaysia dan Thailand yang berada di peringkat kedua dan ketiga ASEAN menempati posisi ke 35 dan 41 dunia. Malaysia yang terkenal dengan slogan Trully Asia berada dua kali lipat diatas posisi Indonesia.

Sementara negara-negara ASEAN yang berada di bawah peringkat Indonesia adalah Vietnam di posisi 80 dunia, Filipina (94), dan Kamboja (109). 

Pada pemeringkatan ini, WEF menilai tingkat daya saing sektor travel dan pariwisata berdasarkan 14 kriteria utama. Kriteria itu adalah kebijakan dan aturan, keberlangsungan lingkungan, keselamatan dan keamanan, kesehatan dan higienitas, prioritas sektor travel dan pariwisata, infrastruktur angkutan udara, dan infrastruktur di darat.

Tujuh kriteria lainnya adalah infrastruktur pariwisata, teknologi informasi, daya saing harga, sumber daya manusia, kedekatan dari sektor tersebut, sumber daya alami, dan sumber daya budaya.

"Sektor travel dan pariwisata tak hanya penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan budaya. Sektor ini juga merupakan penggambaran dari faktor kekuatan integrasi wilayah," kata Managing Director World Economic Forum, Borge Brende.

Menurut Brende, dengan meningkatkan konektivitas dan mobilitas, dua faktor utama sektor travel dan pariwisata bakal menciptakan identitas regional, masyarakat di kawasan Asia Tenggara bisa menciptakan cita rasa berbau ASEAN (Aseaness).

Sementara itu, penulis utama laporan tersebut, Thierry Geiger, mengatakan, "Apa yang terbaik bagi sektor travel dan pariwisata akan berbuah baik juga bagi ekonomi. Begitu pula sebaliknya."

Geiger menilai, di luar warisan budaya dan alam yang dimiliki sebuah negara, pendorong utama pembangunan sektor travel dan pariwisata biasanya sama dengan sektor lainnya. Fakto utama itu diantaranya kualitas infrastruktur, kemudahan memulai bisnis, ketiadaan aksi kriminalitas, serta ketersedian dukungan fasilitas kesehatan. (sj)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
kadexjus
01/06/2012
kenapa hanya pemerintah yang disalahkan ..yang betrkomntar disini bisanya apa...jangan saling menyalahkan ....memang banyak pulau2 di indonesia bagus nan indah namun pariwisata itu tidak hanya mencakup objek tetapi dari segi budaya ..
Balas   • Laporkan
kasihtanpabatas | 01/06/2012 | Laporkan
Memang harus pemerintah yg harus di salahkan karena semua data data penilaian di atas hampir semua tanggung jawab pemerintah
afid
31/05/2012
soalnya yg di urus cuma bali....
Balas   • Laporkan
fitriicha | 04/06/2012 | Laporkan
eh, pokal. memang nya kenapa? jugaan negeri dewamu itu memang penuh dengan hal porno, hotel-hotel sana sini siapa yang nempatin? orang porno semuanya ! jaga bungut ci nok!!!! sing kene nak bali to !
pokal | 01/06/2012 | Laporkan
eh kita gk pernah mintak d urus pemerintah ya? tanpa pemerintah pun kita memang sudah jaya dari segi pariwisata, sebelum negara ini merdeka. gara2 teroris aja yg buat kami terpuruk
3232
31/05/2012
IRONISSS,, padahal negara ini banyak pulau2 cantik, pemerintahnya g bisa berpromosi terlalu banyak korupsii..yahh itulahh gimana lagi..
Balas   • Laporkan
delcom
31/05/2012
KUPRET SEMUA-LAH...... GAK BISA KERJA...BISANYA OMDO ... OMONG DOANG .... KORUP YES ... KERJA NO-NO .... YG PENTING ISI PERUT BUKAN ISI OTAK ... ITULAH INDONESIA RAYA YG KITA BANGGAKAN
Balas   • Laporkan
samasaja
31/05/2012
Mana itu Jero wacik? setelah pertamina kalah sama petronas sekarang pariwisata kalah sama malay. Apa lagi yb bisa kita banggakan?Bangga bisa bebaskan corby?bangga punya pesawat kepresidenan?bangga pertumbuhan 6% Koplak!!! ini semua keberhasilan SBY....
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com