BISNIS

VIDEO: Pipa Gas Pertamina Meledak, 6 Tewas

Pipa meledak akibat adanya pipa ilegal untuk menyelundupkan minyak.
Kamis, 4 Oktober 2012
Oleh : Arry Anggadha
Kebakaran akibat ledakan pipa Pertamina.

VIVAnews - Pipa ilegal minyak mentah yang terletak di kilometer 219, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, terbakar. Kebakaran tersebut diketahui mulai terjadi pukul 06.10 WIB dan dapat ditanggulangi pada 11.50 WIB.

Pemadaman api ini memakan waktu cukup lama. Karena banyaknya minyak mentah yang tumpah yang menyulut api semakin membesar.

Sebanyak 3 orang tewas di lokasi kebakaran. Dan tiga orang tewas setelah mengalami luka bakar yang cukup serius. Sedangkan belasan orang mengalami luka bakar. Mereka pun dilarikan ke sejumlah rumah sakit di Jambi. Lihat videonya di sini.

Manajer Humas Pertamina EP, Agus Amperianto, menjelaskan, kebakaran terjadi diduga kuat akibat aksi penjarahan minyak mentah dari pipa Tempino-Plaju di daerah tersebut. "Jadi, ada dua pipa paralon dua inci yang ditanam di tempat penampungan dan minyak jarahan di dekat lokasi," kata Agus Amperianto saat dihubungi VIVAnews.

Aksi penjarahan minyak di jalur pipa Tempino-Plaju itu, menurut dia, sudah sangat memprihatinkan. Kerugian yang ditimbulkan telah mencapai lebih dari Rp200 miliar.

Dia menuturkan, aksi penjarahan minyak mentah terus meningkat sejak pertengahan tahun ini. Dalam lima bulan terakhir telah terjadi kehilangan sebesar 36.587 barel (Mei 2012), 60.554 barel (Juni 2012), 68.037 barel (Juli 2012), 48.325 barel (Agustus 2012), dan 29.001 barel (September 2012).

Sementara itu, Kecamatan Bayung Lencir merupakan wilayah yang memiliki catatan angka penjarahan tertinggi. Pada 2011, terjadi 158 kasus dan hingga September 2012 meningkat menjadi 373 kasus.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found