BISNIS

5 Pekerjaan yang Boleh Dilakukan Tenaga Outsourcing

"Yang lain wajib kontrak langsung dengan perusahaan terkait."

ddd
Jum'at, 5 Oktober 2012, 12:58
Satuan Pengamanan (Satpam)
Satuan Pengamanan (Satpam) (u-report / Pradissa)

VIVAnews- Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar menargetkan aturan pekerjaan alih daya (outsourcing) akan terbit akhir tahun ini. Dalam aturan itu, hanya lima pekerjaan yang diperbolehkan dilakukan outsourcing.

"Yang lain wajib kontrak langsung dengan perusahaan terkait," ujar Muhaimin di Jakarta, Jumat 5 Oktober 2012.

Muhaimin menuturkan selama satu bulan terakhir ini, pihaknya menggodok regulasi pekerjaan alih daya yang mengacu UU 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Pekerjaan pokok atau ini tidak boleh dilakukan sistem outsourcing. Sedangkan pekerjaan tambahan yang diperbolehkan hanya lima jenis. "Selain lima jenis itu harus dihentikan, kemudian menyesuaikan sistem kontrak kerja langsung antara pencari dan pemberi kerja," ujarnya.

Lima jenis yang diperbolehkan untuk alih daya adalah cleaning service, keamanan, transportasi, katering dan pemborongan pertambangan. Kemenakertrans akan menerapkan masa transisi bagi pekerja yang saat ini masih outsourcing yang berubah menjadi sistem kerja langsung agar tidak kehilangan pekerjaan.

Selain penegasan lima jenis pekerjaan, dalam peraturan menteri itu, nanti setiap perusahaan outsourcing atau alih daya wajib mendaftar ulang ke Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Bagi perusahaan yang tidak daftar ulang ataupun melanggar ketentuan Peraturan Menteri tersebut maka pemerintah tidak segan-segan untuk mencabut izin perusahaan tersebut.

Saat ini pemerintah, pengusaha dan pekerja sedang melakukan finalisasi aturan tersebut. Ia menargetkan pada akhir bulan ini regulasi tersebut sudah dapat Ia teken. Ia telah meminta seluruh kepala daerah untuk aktif mendata perusahaan outsorcing. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
dekwis
22/10/2012
Satpam dan CS ,pkerjaanya dibutuhkan selama perusahaan itu beroperasi. Tanpa pengamanan tak akan ada rasa nyaman,tanpa kebersihan semua karyawan akan kena penyakit. Maka layakkah perkerjaan itu bersifat sementara???. Apes benar nasib PaK SATPAM dan CS
Balas   • Laporkan
dekwis | 22/10/2012 | Laporkan
Termasuk saya yg jadi satpam ditugaskan disebuah BUMN ternama,yaitu TELKOM INDONESIA.
cinengz04
05/10/2012
membingungkan...
Balas   • Laporkan
yusufflash
05/10/2012
mas maafdewe kalau bujang di bedakan ama yang udah berkeluarga, trus nanti yang punya istri 2 nuntut jangan di samakan dengan yang punya istri 1 dong...
Balas   • Laporkan
goen_01
05/10/2012
perusahaan BUMN juga masih menggunakan tenaga OUTSOURCING.
Balas   • Laporkan
maafdewa
05/10/2012
saatnya buruh harus sejahtera, jgn samakan gaji bujangan sama sudah berkeluarga.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com