BISNIS

Yuk, Bisnis Baju Handuk

Desainnya yang unik kini mulai digemari ibu-ibu dan anak-anak.

ddd
Senin, 9 Maret 2009, 10:48
Baju Handuk
Baju Handuk (Nerisa)

VIVAnews - Bisnis baju handuk? Kenapa tidak. Desainnya yang unik untuk anak-anak kini mulai digandrungi ibu-ibu dan anak-anak.

Bisnis ini bisa dimulai dengan modal kecil sebagai di alternatif di tengah krisis. Tengok saja pengalaman Miswati Dusti yang menggeluti bisnis ini sejak awal 2008 lalu.

Mulanya, baju handuk merupakan jawaban Iwa, panggilan akrab Miswati Dusti, untuk tingkah laku anaknya yang enggan mengeringkan badan dengan handuk usai mandi.

"Inspirasinya dari pakaian ala Meksiko, selembar kain yang tengahnya dilubangi untuk kepala," kata dia kepada Vivanews di sela bazaar Batik Goes to Campus di kampus Kedokteran Universitas Indonesia, Jakarta, Sabtu 7 Maret 2009.

Baju handuk merupakan handuk yang berbentuk baju. Bagian kepalanya ada yang memiliki penutup kepala atau pun tidak. Baju handuk buatan Iwa dihiasi dengan berbagai desain menarik, seperti gambar hewan atau tokoh kartun yang sedang digemari anak-anak. Untuk sentuhan akhir, baju handuk juga bisa dilengkapi dengan bordir nama pada bagian dada. "Supaya baju handuk terasa lebih personal," jelas dia.

Iwa mengungkapkan, awal membuat baju handuk memang hanya untuk konsumsi sendiri. Namun ternyata kerabatnya banyak yang suka dan memesan kepadanya. Akhirnya, Iwa yang memiliki toko kecil di Galery UKM Cilandak Town Square memasukkan ide baju handuk ke tokonya. Selain baju handuk, Iwa juga sempat menjual mukena dan pakaian bordir. Semua barang jualannya merupakan produk buatannya sendiri. "Sekarang saya fokus ke baju handuk dulu," tutur dia.

Iwa awalnya tidak bermimpi untuk berbisnis. Ibu beranak empat ini hanya ibu rumah tangga biasa yang seluruh pengeluaran rumah tangga dipenuhi dari penghasilan tunggal suaminya. Kejadian berbalik pada akhir 2005, saat suami Iwa diberhentikan kontrak kerjanyanya. Kondisi keuangan semakin morat-marit ketika suaminya tertipu hingga Rp 700 juta saat berniat berbisnis kayu dengan rekannya. Akibatnya, keluarga Iwa harus hidup seadanya. "Bahkan, kami sempat makan hanya dengan nasi dan kerupuk putih saat itu," kenang Iwa.

Suatu hari saat ia dan suaminya berkunjung ke Citos untuk mencari anjungan tunai mandiri,  Iwa melihat galery UKM di salah satu pojok perbelanjaan tersebut dan terlintas dibenaknya untuk memulai usaha dari sana. Ia pun mulai berbisnis kecil-kecilan. Modal awal yang dikeluarkannya saat itu mencapai Rp 4 juta. "Sewa tempat Rp 2,5 juta dan barang jualan sekitar Rp 1,5 juta," tutur dia.

Iwa menjelaskan, tujuan awalnya saat memulai usaha hanya untuk kebutuhan rumah tangganya sehari-hari, seperti makan dan uang sekolah anak, sehingga, kala itu Iwa sudah senang jika bisa untung Rp 15-20 ribu per hari.

Namun, produknya ternyata digemari. Baju handuk yang menjadi primadona omzetnya bisa mencapai Rp 15 juta per bulan. Dari omzet tersebut, Iwa meraup keuntungan bersih sebesar 30-40 persen, atau sekitar Rp 6 juta. Sisanya, untuk membayar tiga pekerjanya dan modal untuk membuat baju handuk.  

Baju handuk produksi Iwa dijual pada kisaran Rp 125 ribu untuk anak-anak dan Rp 250 ribu untuk dewasa. Selain Jakarta, baju handuk tersebut juga bisa ditemui di Semarang, Surabaya, Aceh, Makasar, Purworejo, da Purwokerto.

Dalam berbisnis, Iwa percaya bahwa kegagalan merupakan suatu keberhasilan yang tertunda. Barang produksinya dicari orang karena Iwa bisa mempertahankan mutu dan kualitas. Selain itu, Iwa juga terus berinovasi dan meningkatkan kreativitas dengan menciptakan desain yang lebih baru. "Jangan pernah berpikir, kita yang paling bagus. Karena produk ini susah-susah gampang, orang lain bisa menirunya," kata dia sambil berharap, suatu saat bisa mengekspor baju handuknya ke mancanegara seperti Malaysia.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Bali luxury villas
06/10/2010
Thanks atas infonya mba....... Semoga Usahanya tambah lancar
Balas   • Laporkan
yasir
18/08/2010
gmn crx untk jdi agen atu untk berjual baju n handuk trsebut?tlog infox atu krm k e mail rijal737@yahoo.com atu no hp sy 085259810781
Balas   • Laporkan
neli ferawanti
03/06/2010
saya sangat tertarik dgn baju handuk nya dan ingin menjual produk ibu.di mn alamat ,atau no tlp yg bs di hubungi? terima kasih atas balasannya, atau bisa di sms di nmr (0343)322 66 86
Balas   • Laporkan
rendy
01/06/2010
kalo boleh tau di mana lokasi nya kalo ga tempat toko² nya .. ? sekalian minta nomer telvon nya kalo ga hubungi saya 081316684118
Balas   • Laporkan
mei
19/05/2010
saya pingin bgt tau lebih jauh prodak dr VIVANEWS untuk souvenir ultah anak saya. Bisa tau no telp yg bisa dihub gk ya? Tlg bisa sms ke no 081225005525
Balas   • Laporkan
angga
18/05/2010
Saya berminat dengan bisnis baju handuk itu Bisa minta alamat sama No Telp ga? Sms dsini : 081332383897
Balas   • Laporkan
kiki
12/05/2010
apa ada jual bj handuk utk usia 1thn?trs apa boleh kita mt kirim jmlh nya sktr 5 item sj,sekadar u/ promosi dl. kt tinggal di daerah bangka belitung.
Balas   • Laporkan
syofi
10/05/2010
klo sy mau pesan gimana caranya?????
Balas   • Laporkan
lovita daniel
08/05/2010
saya tertarik mau berbisnis baju handuk ini..emailny ada kah..n saya minta no tlp yg bisa d hubungi thanks
Balas   • Laporkan
siti aisyah
07/05/2010
saya tertarik dengan baju handuknya, tolong dong sms alamatnya atau nomor telpn yang dpt di hubungi. no tlp saya 085617222333.trims
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com