BISNIS

Rudi Rubiandini Jabat Kepala SKK Migas

Pejabat baru ini, termasuk Menpora akan dilantik Selasa pekan depan.
Jum'at, 11 Januari 2013
Oleh : Mohammad Adam, Suryanta Bakti Susila
Rudi Rubiandini usai menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin (26/11/2012).

VIVAnews -  Selain mengangkat KRMT Roy Suryo menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini juga menunjuk pejabat baru untuk Kepala Satuan Kerja Khusus Migas (SKK Migas).

Saat menyampaikan soal SKK Migas ini, SBY sempat mengungkan kembali soal putusan Mahkamah Konstitusi yang telah membubarkannya BP Migas. Untuk menghindari kekosongan pengaturan usaha migas, pemerintah pun kemudian menyusun suatu struktur untuk menjalankan tugas itu.

"Setelah saya telaah dari berbagai aspek, saya putuskan tak tepat kalau kepala SKK Migas itu dirangkap oleh Menteri ESDM," ujar SBY di Istana Presiden, Jakarta, Jumat 11 Januari 2013.

SKK Migas, menurut SBY, harus menjadi lembaga eksekutif tersendiri yang menjalankan tugasnya secara profesional, akuntabel, transparan. "Bisa diaudit sehingga tak ada penimpangan apa pun mengatur usaha hulu minyak dan gas bumi, kelola aset besar," kata SBY.

Oleh karena itu, Presiden SBY memutuskan untuk menunjuk Wakil Menteri ESDM untuk menjadi Kepala SKK Migas itu setelah melalui tahapan wawancara dan uji kepatutan (fit and proper test).

"Kita pastikan orang ini betul kredibel, akuntabel, dan  bisa jalankan tugasnya dengan baik," kata SBY. "Saya  tetapkan bahwa Profesor Rudi Rubiandini menjadi kepala SKK Migas," tambahnya.

SBY menjelaskan, Rudi sebelumnya pernah bertugas di BP Migas selama tiga tahun. Oleh karena itu, Rudi dinilai telah mengetahui apa yang akan menjadi tanggung jawab dan tugasnya sebagai Kepala SKK Migas.

Berhubung posisi jabatan Wakil Menteri ESDM menjadi kosong, Presiden SBY pun menunjuk Susilo Siswoutomo untuk mengantikan Rudi Rubiandini. "Saya angkat Susilo Siswoutomo," kata SBY.

Susilo selama ini dikenal sebagai staf khusus Menteri ESDM. Sehingga telah mempunyai pengalaman panjang dalam pengaturan bidang minyak dan gas bumi. "Saya harap pejabat baru ini, bisa menjalankan tugas dengan baik," kata SBY.

SBY mengingatkan bahwa energi adalah sektor yang amat penting untuk dikelola. Permintaan energi berupan bahan bakar minya maupun gas di masa depan dipastikan akan meningkat tajam.

"Maka diperlukan kebijakan dan manajemen yang tepat agar dapat menjaga kebutuhan energi masa depan itu dapat terpenuhi dengan baik," kata SBY.

SBY juga meminta kerja sama yang sinergis di antara Kementerian ESDM dan SKK Migas untuk meningkatkan investasi di sektor energi. "Tingkatkan investasi minyak dan gas bumi," kata SBY.

Pelantikan kedua pejabat baru itu dijadwalkan pada Selasa pekan depan. "Insya Allah, Selasa akan saya lantik sehingga bisa mengawali pelaksanaan tugas-tugasnya," tandas SBY. (umi)

TERKAIT
TERPOPULER