BISNIS

Harga Sewa Kantor di Jakarta Supermahal, Ini Sebabnya

Serapan perkantoran di Jakarta mencapai titik tertinggi sejak 1990.

ddd
Rabu, 16 Januari 2013, 15:10
Gedung perkantoran dan apartemen di Jakarta
Gedung perkantoran dan apartemen di Jakarta (VIVAnews/Adri Irianto)

VIVAnews - Lembaga konsultan properti internasional, Jones Lang LaSalle menyatakan serapan ruang perkantoran di Jakarta mencapai titik tertinggi sejak tahun 1990an dengan tingkat hunian mencapai 94 persen hingga akhir 2012.

Kepala Riset Jones Lang LaSalle, Anton Sitorus, mengatakan tingkat hunian meningkat lima persen dari tahun sebelumnya yang hanya 89 persen. "Ini menjadi tingkat terbaik dalam hampir sepuluh tahun terakhir," katanya di Jakarta, Rabu 16 Januari 2012.

Tingkat hunian yang tinggi ini membuat para pemilik gedung leluasa menaikkan harga sewa kantor, terutama di kawasan central business district (CBD).

Kenaikan tarif sewa ini paling tinggi berada di perkantoran dengan Grade A yang naik hingga 40 persen dalam satu tahun. "Untuk harga sewanya sendiri pada Grade A mencapai Rp223 ribu per meter per segi per bulan, Grade B Rp112 ribu, dan Grade C Rp82 ribu," ujarnya.

Sedangkan pasokan perkantoran di kawasan CBD, Anton menjelaskan, hingga 2016 ada pasokan 1,83 juta meter per segi yang dipastikan akan dibangun. Kawasan CBD memiliki 4,38 juta meter per segi ruang perkantoran yang ditempati pada 2012 dan hanya menyisakan 256 ribu meter per segi ruang kantor yang kosong.

Sementara itu, di luar kawasan CBD permintaan ruang kantor juga meningkat mencapai 48 persen secara akumulatif mencapai angka 48 persen atau mencapai 204 ribu meter kubik.

Tingkat hunian perkantoran di ibu kota, menurut Anton, paling tinggi di kawasan Jakarta Selatan sebanyak 70 persen, diikuti oleh Jakarta Barat sebanyak 25 persen. (ren)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id