BISNIS

Penyatuan Zona Waktu Indonesia Batal

"Banyak yang lebih penting dari penyatuan zona waktu."

ddd
Rabu, 30 Januari 2013, 11:30
Tiga zona waktu Indonesia.
Tiga zona waktu Indonesia.  
VIVAnews - Rencana pemerintah yang akan menyatukan tiga zona waktu di Indonesia saat ini tinggal wacana. Pembahasan mengenai hal tersebut dihentikan.

Deputi Menko Perekonomian Bidang Infrastruktur dan pengembangan Wilayah, Lucky Eko Wuryanto, mengatakan pemerintah memiliki agenda pembahasan yang lebih penting saat ini, sehingga agenda penyatuan zona waktu tidak lagi menjadi prioritas.

"Batal karena udah tidak laku juga. Banyak yang lebih penting kayaknya," ujarnya di Jakarta, Rabu 30 Januari 2013.

Lucky Eko mengatakan, kesiapan rencana pemerintah menyatukan zona waktu sudah jelas. Namun, kurangnya respon dari seluruh jajaran pemerintahan membuat rencana tersebut harus dibatalkan. "Jadi daripada membuat diskusi yang tidak jelas, ya udah lah."

Kementerian Koordinator Perekonomian sejak Maret 2012 mengusulkan ide penyederhanaan zona waktu Indonesia dari tiga menjadi satu. Alasannya simpel, satu zona waktu akan meningkatkan produktivitas.

Penyatuan zona waktu ini sudah tertuang dalam Rencana Induk Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat dan Promosi Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia Edib Muslim menyatakan, zona waktu tunggal ini akan menambah transaksi perdagangan Rp500 miliar sehari. (Baca: Menuju Satu Zona Waktu Indonesia)

Sebelumnya, Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI) mengusulkan penyatuan zona waktu Indonesia mulai dilaksanakan pada 28 Oktober 2012, mundur dari waktu semula 17 Agustus 2012. (Baca: 28 Oktober, Indonesia Pakai Satu Zona Waktu?)




© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
gunromi
18/06/2013
Hatta radjasa udah gk waras, dia kira dah hebat bisa menyatukan zona waktu, otaknya gk mikir ya, Hatta lebih pantas jadi tukang KOYO
Balas   • Laporkan
cadcadz
30/01/2013
ide yang amat bodoh
Balas   • Laporkan
afid
30/01/2013
intinya orang2 tdk mau kerja 1 jam lebih cepat......
Balas   • Laporkan
bolo_sewu
30/01/2013
inikan hanya wacana trial n eror biar pemerintah keliatan ada terlihat sesuatu gitu kerjanya padahal hanya wacana pepesan kosong hambur-hambur uang saja mendingan dipakai untuk beasiswa masyarakat miskin
Balas   • Laporkan
indrachan188
30/01/2013
Satu zona waktu berarti jam tujuh pagi di papua hari sudah terang orang2 sdh berangkat kerja, sementara jam tujuh pagi di aceh hari masih gelap, orang2 masih molor. Meningkatkan efesiensi apanya ?. Dasar pemerintah kopklak.
Balas   • Laporkan
wawanmoelyawan | 07/06/2013 | Laporkan
hokkien, maksudnya gini kalau disatukan waktunya, jam 7 di papua berarti di aceh sama dg jam 5 baru shubuh, waktu boleh aja sama jam 7 tapi posisi matahari kan tetep aja, lu yang gak faham
hokkien | 31/01/2013 | Laporkan
ah lu juga koplak, di aceh jam 7 juga uda terang.. lu nya aja yg malas bangun


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com