BISNIS

Skema Pembiayaan Sodetan Kali Ciliwung

"Harapan kami, ada tambahan dari menteri keuangan."

ddd
Kamis, 31 Januari 2013, 12:32
Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto.
Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto. (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews - Kementerian Pekerjaan Umum menyatakan keberatan dana pembangunan proyek sodetan Kali Ciliwung sebesar Rp500 miliar hanya diambil dari optimalisasi anggaran yang dilakukan kementerian tersebut.

Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto, mengatakan, saat ini, pembangunan sodetan yang memotong jalur Kali Ciliwung dan diarahkan ke Kanal Banjir Timur (KBT) masih dalam proses tender.

"Harapan kami itu, ada tambahan lah dari menteri keuangan," ujar Djoko di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Kamis 31 Januari 2013.

Dia menuturkan, ada beberapa skema pembiayaan yang diharapkan untuk proyek tersebut. Tahap awal, memasukkan penambahan anggaran khusus di Kementerian PU melalui jalur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Perubahan.

"Tapi, itu baru Oktober-September atau mengubah DIPA di PU," tambahnya.

Kemudian, Djoko melanjutkan, tambahan anggaran dari Kementerian Keuangan yang diambil dari alokasi anggaran lainnya dalam APBN di luar anggaran Kementerian PU. "Harapan kami itu ada tambahan, menteri keuangan kan menjawabnya akan diusahakan," ungkapnya.

Seperti diketahui, inisiatif membuat sodetan tersebut sudah ada di Kementerian PU sejak lama. Namun, belum ada alokasi anggaran khusus untuk realisasinya.

Dengan terjadinya banjir besar di Ibu Kota Jakarta pada pertengahan bulan ini, memperkuat alasan bahwa proyek tersebut harus dilakukan. Diharapkan, dengan upaya ini, Kali Ciliwung dapat menampung kiriman air dari hulu ketika intensitas hujan tinggi. (art)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
kang basyir
01/02/2013
MENTRI PU MUMET NDASE
Balas   • Laporkan
romychan
31/01/2013
Warga DKI benar2 bersyukur terpilihnya jokowo-ahok,yg menjadi icon RAJINnya bekerja, sehingga ada dept lain yg dulunya kerja ogah2an mau ngak mau terseret mau kerja, contohnya PU. Jika kelak Indonesia memiliki Presiden spt Jokowi, maka Indonesia pasti mkm
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id