BISNIS

Freeport Setor Triliunan Rupiah ke Pemerintah RI

Turun dibandingkan setoran tahun lalu.

ddd
Senin, 4 Februari 2013, 10:03
Presiden Direktur Freeport Indonesia, Rozik B Soetjipto.
Presiden Direktur Freeport Indonesia, Rozik B Soetjipto. (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)
VIVAnews - Sepanjang 2012, PT Freeport Indonesia memenuhi kewajiban pembayaran kepada pemerintah Indonesia senilai US$956 juta (Rp9,08 triliun). Namun, setoran kepada negara itu lebih rendah dibandingkan total pembayaran Freeport Indonesia pada 2011.

"Total pajak, yang terdiri atas PPh Badan, pajak penghasilan karyawan, pajak daerah serta pajak-pajak lainnya sebesar US$880 juta dan pembayaran royalti sebesar US$76 juta," kata Presiden Direktur Freeport Indonesia, Rozik Boedioro Soetjipto dalam pesan singkatnya kepada VIVAnews, Senin 4 Februari 2013.

Jika dibandingkan setoran Freeport kepada pemerintah pada 2011, pembayaran Freeport Indonesia kepada pemerintah pada 2012 turun drastis. Total pembayaran Freeport selama 2011 mencapai US$2,4 miliar.

Setoran Freeport pada 2011 itu terdiri atas pajak penghasilan badan sebesar US$1,6 miliar, pajak penghasilan karyawan, pajak daerah serta pajak-pajak lainnya sebesar US$397 juta, royalti US$188 juta, dan dividen bagian pemerintah US$202 juta. (art)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
spyderking
18/04/2013
walau pertambangan di papua diserahkan kepada orang indo juga tidak akan ada dampaknya, justru saya yakin makin hancur, karena pada dasarnya mental kita dulu di perbaiki, hal kecil aja sudah berani korup apalagi yg hasilnya triliunan rupiah bisa2 ludes.
Balas   • Laporkan
sutantantina
04/02/2013
Pajak dan devidennya saja sebesar itu, jadi kurang lebih 90 trilyun rupiah yang digendong AS ke negerinya tahun lalu. Bayangkan dari tahun 1969 sudah berapa yang mereka bawa, kayaknya sudah cukup untuk membuat Indonesia menjadi negara Adidaya....
Balas   • Laporkan
spyderking | 18/04/2013 | Laporkan
jgn ngomong adidaya, adidaya bukan dari sektor itu aja, semua sektor pengaruh, lagian bayar pajak ampe triliunan, terus duit di korupsi ama pusat tetap aja boonk, intinya pusat dulu dibersihin, ndak usah salah2kan yg lain, rumah sendiri dulu dibenahin...
rimba_raya
04/02/2013
ah...semakin lama semakin menyakitkan hati rakyat saja
Balas   • Laporkan
brendha
04/02/2013
Tdk sampai 25% dari margin, belum lagi permainan akuntansi pajak. Sebaiknya freeport di nasionalisasi saja.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id