BISNIS

Emas Anjlok, Pedagang Perhiasan Ikut Turunkan Harga

Emas kadar 75 persen dilepas dengan harga Rp300 ribuan.
Selasa, 19 Februari 2013
Oleh : Mohammad Adam, Arie Dwi Budiawati
Perhiasan emas.
VIVAnews - Harga emas batangan di Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk terus menurun dalam kurun waktu hampir sepekan terakhir. Kondisi itu ternyata turut berdampak pada harga perhiasan di sejumlah toko emas di Jakarta.

Hutapea Sihombing, pemilik toko emas Raja di Blok M Plaza, Jakarta, mengakui bahwa harga emas dan perhiasan yang dijualnya harus diturunkan harganya demi tetap mendapat pembeli.

"Ya, jelas terpengaruh lah. Harga perhiasan emas juga jadi turun," ujar Hutapea saat ditemui VIVAnews di tokonya, Senin 18 Februari 2013.

Namun, Hutapea enggan memberi tahu seberapa besar penurunan harga emas yang dijualnya itu. Yang jelas, sekarang di tokonya untuk satu gram emas dengan kadar 75 persen dilepas dengan harga Rp300 ribuan.

Bagaimana dengan emas dengan kadar kemurnian 75 persen ke atas? "Kalau kadarnya 100 persen, ya kami lepas mengikuti harga Antam," kata dia.

Sejak Rabu lalu, harga emas batangan di Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk terus merosot. Harga logam kuning ini pada perdagangan Senin, 18 Februari 2013 turun Rp2.000 per gram menjadi Rp568.200 dibanding Jumat lalu di posisi Rp570.200 per gram.

Emas ukuran 5 gram dilepas dengan harga Rp2.691.500,00, 10 gram dijual dengan harga Rp5.342.000,00, dan ukuran 10 gram dijual dengan harga Rp 13.280.000,00.

Emas seberat 100 gram dijual dengan Rp52.940.000,00 dan emas ukuran 250 gram dijual dengan harga Rp132.250.000,00. Harga beli kembali (buyback) juga mengalami penurunan sebesar Rp6.000,00, yaitu dari Rp508.000,00 menjadi Rp502.000,00.

Meski begitu, menurut Hutapea, penurunan harga emas hingga saat ini masih dalam batas kewajaran. Penjualan emas dan perhiasan di tokonya relatif stabil, belum menunjukkan pengurangan berarti. "Di sini biasa-biasa saja," kata dia. (art)
TERKAIT
TERPOPULER