BISNIS

Martua Sitorus

Dari Batak Jadi Terkaya di Dunia

Dia menempati peringkat 522 terkaya di dunia dengan jumlah kekayaan US$ 1,4 miliar.

ddd
Kamis, 12 Maret 2009, 12:01
Martua Sitorus
Martua Sitorus (The Business Times)

VIVAnews - Di dunia bisnis nasional Martua Sitorus tak banyak dikenal. Namun, nama ini masuk dalam daftar 1.000 orang terkaya dunia versi majalah Forbes.

Dia menempati peringkat 522 terkaya di dunia dengan jumlah kekayaan US$ 1,4 miliar. Dia juga sempat menyandang orang terkaya di Indonesia ke 7 pada 2007 dan ke 14 pada 2006 versi majalah yang sama.

Martua lahir 49 tahun lalu di Pematang Siantar, Sumatera Utara. Ia sarjana ekonomi dari Universitas HKBP Nommensen, Medan yang kecilnya dikenal dengan nama Thio Seng Hap dan dikenal juga dengan panggilan A Hok.

Martua memulai karir bisnisnya sebagai pedagang minyak sawit dan kelapa sawit di Indonesia dan Singapura. Bisnisnya berkembang pesat. Pada 1991 Martua mampu memiliki kebun kelapa sawit sendiri seluas 7.100 hektar di Sumatera Utara. Pada tahun yang sama pula Martua bisa membangun pabrik pengolahan minyak kelapa sawit pertamanya. 

Warga Batak keturunan Tionghoa kemudian melebarkan sayapnya dengan bendera Wilmar International Limited. Perusahaan agrobisnis terbesar di Asia ini merupakan perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Singapura. Bahkan, untuk pabrik biodiesel, dia memiliki produksi terbesar di dunia. Meski sebagai pemilik, Martua masih menduduki jabatan direktur eksektuf di Wilmar.

Pembangunan biodiesel dilakukan di Riau pada 2007 dengan membangun tiga pabrik biodiesel, masing-masing memiliki kapasitas produksi 350.000 ton per tahun, sehingga total kapasitasnya 1,050 juta ton per tahun.

Di negeri ini, Wilmar memiliki sekitar 48 perusahaan. Salah satunya adalah PT Multimas Nabati Asahan, yang memproduksi minyak goreng bermerek Sania. Dalam laporan keuangan Wilmar, total aset Wilmar pada 2007 mencapai US$ 15,5 miliar, dengan pendapatan US$ 16,46 miliar. Pada tahun itu Wilmar juga bisa membukukan laba bersih US$ 675 juta. (Dari berbagai sumber)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
adin
22/03/2011
minta tips nya jadi orang sukses
Balas   • Laporkan
vina
02/03/2011
Horas amangboru, semoga jadi orang terkaya di dunia, jngn lupa akan daerah sendiri, terus dimajukan dan di lestarikan, Horas..Horas..Horas..
Balas   • Laporkan
Slamat Tambunan
22/12/2010
Horas Pak, mungkin Bapak masih mau Memperluas usaha Bapak Saya punya teman mau jual Kebun dan PKS nya seluas 12.000 ribu Hektar di Riau
Balas   • Laporkan
Roli Hidayat
04/12/2010
Mungkin Bapak butuh Tanah untuk membangun Pabrik Baru di langsa, kebetulah kawan saya punya lahan yang luarnya 64.000 mtr2, harga Rp 100.000 / mtr, lokasi di pinggir jln Langsa - Banda Aceh.
Balas   • Laporkan
martondi kok seng
05/11/2010
kalau orang orang tionghoa bikin marga batak bisa hokki/kaya,kalau orang batak bikin marga tionghoa bisa kaya ngak ya?
Balas   • Laporkan
kobe
25/10/2010
dunia pasti berputar, ada saatnya kita harus berubah...!
Balas   • Laporkan
donny brahmana
18/10/2010
asalamualaikum. andai bapak mau memberi modal untuk usaha tambang coal di kaltim kecil2 lan wass
Balas   • Laporkan
siantar man
25/07/2010
Jangan lupa bangun Siantar biar maju. HORAS
Balas   • Laporkan
nana_diorina
09/07/2010
salut buat pak martua mudah2an saya yang generasi muda ini bisa mengikuti jejak pak martua.....HEBAT....
Balas   • Laporkan
anto
02/07/2010
utk siantar : kalu dia itu ada nama marga batak, kemungkinan dia itu ada di angkat anak oleh keluarga Sitorus di sana. Jadi bukan asal sembarang pakai nama orang Batak. Kalau kamu pengen ada nama marga Batak, boleh cari orang Batak, supaya diangkat anak,
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id