BISNIS

Harga Emas Dunia Tergerus Penguatan Dolar AS

Harga emas Indonesia stabil.
Jum'at, 10 Mei 2013
Oleh : Iwan Kurniawan
Ilustrasi emas batangan.

VIVAnews - Harga emas dunia merosot 1 persen dalam perdagangan fluktuatif akibat dolar AS naik ke level tertinggi dalam empat tahun terakhir. Kondisi ini mengurangi daya tarik emas sebagai nilai lindung terhadap depresiasi mata uang AS.

Dikutip dari CNBC, Jumat 10 Mei 2013, sentimen negatif terus mendera emas, dari menguatnya bursa hingga dolar AS. Harga spot emas turun 1 persen menjadi US$1.457 per ounces, beberapa investor mengambil keuntungan terhadap emas setelah sempat menguat 1,4 persen.

Sementara itu, harga emas dalam perdagangan kontrak berjangka AS berada di level US$1.468,6 per ounces. "Ada kegiatan positif yang merupakan tanda menguat pun sangat berat bagi emas," kata Head Precious Metals Trader Integrated Brokerage Services LLC, Frank McGhee.

Kepemilikan emas di SPDR Gold Trust pun turun 0,6 persen menjadi 1.051,47 ton pada Rabu. Sementara itu, harga perak melemah 0,7 persen di level US$24 per ounces.

Namun, harga paladium naik 2,1 persen menjadi US$706 per ounces, platinum menguat 0,2 persen menjadi US$1.502 per ounces.

Sementara itu, dari dalam negeri dilaporkan harga emas Antam di Jakarta pada perdagangan hari ini tidak bergerak di level Rp529.000 untuk ukuran 1 gram.

Harga emas ukuran 5 gram dilepas pada Rp2.500.000, ukuran 10 gram dijual Rp4.950.000, ukuran 25 gram pada harga Rp12.300.000, dan ukuran 50 gram dilego Rp24.550.000.

Lalu, ukuran 100 gram dilepas Rp49.050.000, ukuran 250 gram dijual Rp122.500.000, dan ukuran 500 gram dilepas dengan harga Rp244.800.000. Harga beli kembali (buyback) hari ini Rp453.000 per gram. (art)

TERKAIT
TERPOPULER