BISNIS

MS Hidayat: Regulasi Mobil Murah Tunggu Tanda Tangan Presiden

Draf regulasi sudah diteken Menko Perekonomian Hatta Rajasa.

ddd
Kamis, 16 Mei 2013, 13:05
Menteri Perindustrian, MS. Hidayat (kedua kanan) saat membuka IIMS.
Menteri Perindustrian, MS. Hidayat (kedua kanan) saat membuka IIMS. (VIVAnews/Muhamad Solihin)

VIVAnews - Menteri Perindustrian, MS Hidayat, Kamis 16 Mei 2013, menyatakan bahwa draf regulasi menyangkut produk mobil murah ramah lingkungan atau low cost green car (LCGC) sudah disetujui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Kini, draf regulasi itu sudah diserahkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Terakhir, draf itu sudah diteken Pak Hatta (Menko Perekonomian Hatta Rajasa). Sekarang sudah diserahkan kepada Sekretariat Negara dan katanya sudah disampaikan kepada Presiden," ujar Hidayat dalam acara "ABAC Business Luncheon on Indonesia's APEC Chairman 2013" di Hotel JW Marriot, Jakarta.

Namun, Hidayat belum mengetahui perkembangan terakhir terkait peraturan tentang mobil murah ramah lingkungan itu, yang akan menjadi payung hukum bagi para pelaku industri.

"Setahu saya, dokumen penting tidak pernah 'menginap' di Presiden. Kalaupun 'menginap', pasti sehari," kata Hidayat.

Namun, Hidayat tidak bersedia menjelaskan lebih rinci mengenai berapa harga jual yang pantas untuk satu unit mobil murah, apabila payung hukum itu sudah diteken Presiden.

Dalam payung hukum itu, ada insentif yang akan diberikan kepada pengembang mobil murah, berupa pengurangan pajak penjualan barang mewah (PPnBM).

Insentif lain, berupa pengurangan maupun penghapusan pajak bagi perakitan mobil rendah emisi atau ramah lingkungan, seperti memanfaatkan hibrida, turbo, listrik murni, juga bakal diberlakukan apabila memenuhi standar konsumsi bahan bakar yang ditetapkan pemerintah. (art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com