BISNIS

Menteri Pertanian: Ada Dua Kendala Pembangunan di Kalimantan

Dua isu itu adalah masalah listrik dan pengeboran di kawasan hutan

ddd
Selasa, 11 Juni 2013, 14:27
Menteri Pertanian Suswono saat melakukan pertemuan di gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta.
Menteri Pertanian Suswono saat melakukan pertemuan di gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta. (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)
VIVAnews - Menteri Pertanian Suswono mengungkapkan bahwa Kalimantan  tengah menghadapi dua isu strategis yang masih menjadi kendala dalam pembangunan provinsi tersebut. Penyelesaian dua isu itu perlu kerjasama dengan instansi lain.

Dia mengungkapkannya dalam rapat koordinasi Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MPE3EI) di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa 11 Juni 2013. Dua isu itu adalah masalah listrik dan pengeboran minyak dan gas di kawasan hutan.
 
Suswono mengatakan bahwa untuk menyelesaikan kendala pembangunan tersebut, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam Mineral dan Kementerian Kehutanan.

Selain itu, dia menambahkan, untuk mempercepat penyelesaian krisis listrik di Kalimantan, rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam-asam 2x1.000 MW di Kalimantan dan PLTU JPP perlu diselesaikan secepatnya.

"Kurangnya pasokan listrik di Kalimantan perlu dukungan ESDM dan Kementerian Riset dan Teknologi," ujar Suswono.

Sementara itu, untuk penyelesaian pengeboran minyak dan gas di kawasan hutan lindung, Suswono akan berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan.

Dengan koordinasi itu diharapkan dapat membuat hasil migas di Kalimantan makin melimpah. "Penyelesaian izin agar bisa melakukan pengeboran di kawasan hutan," jelas Suswono. (ren)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com