BISNIS

BI: Tekanan Terhadap Rupiah Karena Faktor Eksternal

"Tapi kami tetap jaga itu di fundamental ekonomi,"

ddd
Jum'at, 21 Juni 2013, 14:39
Teller menghitung uang dolar AS di banking hall Bank BNI di Jakarta Pusat.
Teller menghitung uang dolar AS di banking hall Bank BNI di Jakarta Pusat. (VIVAnews/Muhamad Solihin)
VIVAnews - Nilai tukar rupiah terhadap dolar semakin terdepresiasi. Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, Jumat 21 Juni 2013, rupiah melemah di level Rp9.960 per dolar. Kamis kemarin, rupiah berada di level Rp9.927 per dolar.

Kepala Eksekutif Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI, Dody Budi Waluyo, menjelaskan bahwa kebijakan Federal Reserve selaku bank sentral Amerika Serikat yang akan membatasi aliran stimulus moneternya telah memberi tekanan yang kian besar terhadap nilai tukar mata uang di kawasan, termasuk rupiah.

"Tekanan jelas besar. Faktor eksternal yang paling berpengaruh," ujar Dody di Gedung Bank Indonesia Jakarta.

BI tetap melakukan intervensi dan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk menjaga pergerakan nilai tukar sesuai dengan fundamental pertumbuhan ekonomi. Namun, Doddy tak menjelaskan berapa kisaran kurs yang ingin dicapai.

"Tidak punya target level. Tapi kami tetap jaga itu di fundamental ekonomi yang sekarang kondisinya ada moderasi ke arah pertumbuhan ekonomi," kata Doddy.

Dampak kebijakan The Fed juga menghantam Bursa Efek New York (NYSE). Saham-saham di Wall Street menukik tajam pada penutupan bursa Kamis sore, waktu New York, Amerika Serikat. Indeks Dow dan S&P 500 jatuh, setelah Ketua Federal Reserve Ben Bernanke mengisyaratkan bank sentral akan mengurangi pembelian aset akhir tahun ini.

Seperti diberitakan cnbc.com, dengan penurunan dari dua sesi terakhir, Dow dan S&P 500 menghapuskan semua keuntungan mereka dari akhir Mei hingga Juni. Selengkapnya baca di sini. (sj)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com