BISNIS

Anggaran Sodetan Ciliwung Dipangkas Rp200 Miliar, Apa Dampaknya?

Sodetan Ciliwung akan menjadi proyek anti banjir DKI Jakarta.

ddd
Senin, 29 Juli 2013, 13:35
Sodetan Ciliwung untuk antisipasi banjir DKI Jakarta.
Sodetan Ciliwung untuk antisipasi banjir DKI Jakarta. (Antara/ Widodo S Jusuf)
VIVAnews - Kementerian Pekerjaan Umum menjamin proyek sodetan Ciliwung tetap akan sesuai rencana walaupun DPR-RI memangkas anggaran sodetan Ciliwung dari Rp700 miliar menjadi Rp500 miliar.

Direktur Bina Penatagunaan Sumber Daya Air (PSDA) Kementerian Pekerjaan Umum Arie Setiadi Moerwanto, Senin 29 Juli 2013, menjelaskan walaupun anggaran sodetan berkurang hingga Rp200 miliar namun secara detail hingga saat ini tidak ada pengurangan paket pekerjaan.

Hal ini dikarenakan ada pergeseran paket pekerjaan di dalam proyek sodetan Ciliwung dialihkan proyek normalisasi sungai. "Jadi tidak ada perubahan apapun baik secara teknis maupun detil panjang sodetan," katanya saat berbincang dengan VIVAnews.

Ia menjelaskan, tender pelebaran pintu masuk dan keluar air yang ada di Kali Ciliwung dan Cipinang dialihkan ke anggaran normalisasi sungai Jakarta yang mencapai Rp1,2 trilun. Dana sebesar itu diharapkan dapat mengakomodasi pelebaran pintu air proyek anti banjir Jakarta ini.

Sodetan Ciliwung sendiri adalah bagian dari proyek normalisasi sungai Ciliwung senilai Rp1,9 triliun yang terbagi menjadi 5 paket. Sodetan sepanjang 2,1 kilometer ini nantinya akan dibangun dari Otista menuju Kanal Banjir Timur (KBT) melalui kali Cipinang untuk mengurangi debit puncak kali Ciliwung jika terjadi hujan lebat.

Sodetan Ciliwung dirancang untuk mengalirkan air sebanyak 60 meter kubik per detik dari Sungai Ciliwung menuju ke KBT. (eh)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id