BISNIS

Penjualan Anjlok, BlackBerry Berencana Jual Perusahaan

Peluncuran BlackBerry 10 dan rebranding tidak menolong penjualan.
Selasa, 13 Agustus 2013
Oleh : Iwan Kurniawan
Penjualan Anjlok, BlackBerry Berencana Jual Perusahaan
VIVAnews - Pionir layanan e-mail dalam ponsel, BlackBerry Ltd, sedang mencari berbagai cara untuk menyelamatkan perusahaan dan meningkatkan penjualan, salah satunya adalah dengan menjual perusahaan.

Dilansir BBC, Selasa 13 Agustus 2013, BlackBerry telah membentuk komite untuk mengkaji berbagai opsi penyelamatan perusahaan, setelah penjualan terus tergerus oleh kompetitor lainnya seperti pengguna Apple dan Android. Peluncuran ponsel terbaru, Blackberry 10 ternyata tidak mampu mendongkrak penjualan.

"Kami percaya saat ini waktu yang tepat untuk mengeksplorasi berbagai strategi alternatif," kata Komisaris BlackBerry Ltd, Timothy Dattels. Berbagai opsi penjualan perusahaan tersebut antara lain membentuk perusahaan patungan, mencari mitra baru dan lain-lain.

Dilansir CNN, para analis memprediksi BlackBerry akan kesulitan mencari investor baru, namun BlackBerry dapat menjual berbagai portofolio yang telah dipatenkan seperti lisensi software kepada para rivalnya seperti Apple dan Microsoft.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Komisaris BlackBerry, Prem Watsa, yang juga mewakili pemegang saham BlackBerry terbesar, Fairfax Financial, mengundurkan diri dari dewan komisaris untuk menghindari potensi konflik kepentingan.

"Saya akan menjadi pendukung yang kuat bagi perusahaan. Dewan komisaris dan manajemen akan dapat melalui proses ini dan Fairfax Financial tidak berkeinginan untuk menjual saham BlackBerry," katanya.

Peluncuran model BlackBerry 10 dan rebranding dengan mengubah nama perusahaan dari Research in Motion (RIM) menjadi BlackBerry Ltd tidak mampu menyelamatkan perusahaan. Pada kuartal pertama 2013, perusahaan mencetak rugi US$84 juta dan diprediksi akan terus merugi pada kuartal dua yang akan diumumkan akhir Agustus. (ren)
TERKAIT
TERPOPULER