TUTUP
TUTUP
BISNIS

Bank Mandiri Tantang DieBold Ungkap Kasus Suap ATM

Budi tidak ingin nama baik bank pelat merah itu tercoreng.
Bank Mandiri Tantang DieBold Ungkap Kasus Suap ATM
Gedung Bank Mandiri (VIVAnews/Adri Irianto)

VIVAnews - Direktur Utama Bank Mandiri, Budi Gunadi Sadikin, menantang perusahaan ATM asal Amerika Seriakat, Diebold Inc untuk mengungkap secara utuh kasus suap yang menyatakan keterlibatan perusahaannya.

Budi menegaskan, Deibold sebagai perusahaan resmi yang melakukan kegiatan usahanya di Indonesia seharusnya memiliki data-data detail mengenai hal ini.

"Kami sebagai Bank Mandiri tidak ada konsen apapun untuk data itu di hold. Dan kami sangat menunggu berharap dia segera bicara dan menjelaskan di media," ujar Budi di kantornya, Rabu 30 Oktober 2013,

Menurutnya tudingan dan penjelasan mengenai kasus ini selalu satu arah. Deibol pun tidak menjelaskan secara utuh. Jelas, kata dia, kondisi ini sangat tidak adil bagi perbankan plat merah yang di nahkodainya.

"Kalau isu gratifikasi kan dari Diebold, dihitung-hitung lagi angkanya 5 tahun 3 bank apa benar segitu, tanya Debold. Saya jadi merasa segala macam pertanyaan jatuh ke kami dan kami harus gali data lagi balik ke 7 tahun lalu, ini tidak fair," tegasnya.

Alasan lainnya, berdasarkan data-data Bank Mandiri semua berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku. "Setelah kita lihat dokumentasinya formal kok, jadi bukan yang umpet-umpetan gitu. Itu memang klarifikasinya harus dari Deibold yang tahu seperti apa, kita tidak khawatir itu dibuka," kata Budi.

Dia mengaku telah melakukan koordinasi dengan para regulator perbankan mengenai hal ini. Budi berharap kebenaran dapat terungkap, sehingga nama baik Bank Mandiri tidak tercoreng dengan adanya kasus ini.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP