TUTUP
TUTUP
BISNIS
LAPORAN LANGSUNG DARI CHINA

Yiwu Ajak ASEAN Promosikan Produk Komoditas

ASEAN dinilai sebagai negara mitra dagang penting bagi Yiwu.
Yiwu Ajak ASEAN Promosikan Produk Komoditas
Pasar penjualan barang konsumsi terbesar dunia di Yiwu. (VIVAnews/Arinto Tri Wibowo)

VIVAnews - Pengelola pasar penjualan barang-barang konsumsi terbesar di dunia, International Trade Mart di Yiwu, Provinsi Zhejiang, Tiongkok, menjajaki peningkatan kerja sama dengan negara-negara ASEAN.

Upaya itu, seiring dengan bertumbuhnya transaksi dagang dengan ASEAN selama enam tahun terakhir.

Harapan itu, diungkapkan Wakil Direktur Jenderal Biro Komersial Kota Yiwu, Ding Xiaojuan, dalam pertemuan dengan delegasi pengelola media online dari negara-negara ASEAN, Rabu 3 September 2014 di Yiwu.

Ding menjelaskan, ASEAN dinilai sebagai negara mitra dagang penting bagi Yiwu. Masing-masing negara memiliki karakteristik produk yang dapat membuka peluang peningkatan kerja sama bisnis.

"Selama Januari-Juli 2014, nilai transaksi antara Yiwu dan ASEAN telah mencapai US$1 miliar," kata Ding.

Bahkan, dia menjelaskan, upaya peningkatan kerja sama itu diharapkan dapat terlaksana dalam waktu dekat. Keinginan kuat Yiwu itu didasarkan pada pertumbuhan transaksi ASEAN-Yiwu yang rata-rata naik 15 persen.

"Kami sangat berharap segera ada kerja sama dalam segala bidang," ujarnya.

Deputi General Manager Imported Commodities Mall Yiwu China Commodity City, He Jinfa, menambahkan, dengan lima anak usaha di bawah International Trade Mart, peluang peningkatan kerja sama sangat terbuka. Apalagi, International Trade Mart dikelola di area bisnis "raksasa" seluas 5,5 juta meter persegi yang dilengkapi 75.000 booth.

Bahkan, saking luasnya, jika masing-masing booth dikunjungi selama tiga menit, dibutuhkan waktu 1,5 tahun untuk menyambangi seluruh booth. Berdasarkan data, International Trade Mart rata-rata mampu mencatat 210.000 transaksi dalam sehari.

Tak heran, Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Bank Dunia menobatkan ITM sebagai pusat belanja barang konsumsi terbesar di dunia. "Kami berharap, media dapat bekerja sama untuk membantu mempromosikannya," ujar dia. International Trade Mart rata-rata menjual lebih dari 1,8  juta produk di 26 industri.

Selanjutnya, dengan dibukanya International Production Material Markets pada 2013, Yiwu tumbuh makin kuat. Kota yang berjarak sekitar 100 kilometer dari ibu kota Provinsi Zhejiang, Hangzhou, itu, menorehkan lompatan fantastis ke depan.

Imported Commodities Mall, salah satu anak perusahaan International Trade Mart, juga telah menawarkan 50.000 jenis barang dari lebih 90 negara dan kawasan di seluruh dunia. Termasuk, di antaranya produk-produk dari negara kawasan ASEAN. (asp)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP