TUTUP
TUTUP
BISNIS

Laba Bersih Anjlok, Adira Finance Tetap Bagi Dividen

Adira catatkan laba bersih Rp792,1 miliar di 2014, turun 53,6%.
Laba Bersih Anjlok, Adira Finance Tetap Bagi Dividen
Ilustrasi kredit mobil. (Istock)
VIVA.co.id - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk membagikan bagi hasil keuntungan, atau dividen ke pemegang saham sebesar 50 persen dari laba bersih tahun buku 2014. Dividen yang dibagikan setara Rp396 miliar.

Direktur Utama Adira Dinamika Multi Finance, Willy Suwandi Dharma, mengatakan pembagian dividen telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham dan akan dibagikan pada 19 Juni 2015.

"Dalam RUPS sudah disetujui Adira Dinamika Multi Finance membagikan dividen Rp396 per lembar saham, yang merupakan 50 persen dari laba bersih 2014," ujarnya, di Hotel Intercontinental Jakarta, Kamis 21 Mei 2015.

Sementara, selain dividen, satu persen laba bersih 2014, atau senilai Rp7,9 miliar untuk menambah cadangan umum sesuai dengan Undang-Undang Perseroan Terbatas. Sisanya, sebagai laba ditahan untuk pengembangan bisnis perseroan.

"Di tengah kondisi perekonomian yang penuh tantangan, Adira Finance tetap berupaya untuk memberikan apresiasi atas dukungan pemegang saham dengan memberikan ombak hasil investasi yang optimal," tuturnya.

Sebagai informasi, Adira Dinamika Multi Finance membukukan laba bersih sebesar Rp792,1 miliar sepanjang periode 2014. Angka tersebut anjlok 53,6 persen dibandingkan dengan setahun sebelumnya Rp1,7 triliun.

Laba per saham dasar perseroan juga merosot tajam menjadi Rp792 dari sebelumnya Rp1.707 per saham.

Penurunan laba bersih itu diakibatkan oleh melonjaknya beban yang harus ditanggung Adira Dinamika Multi Finance. Sepanjang tahun lalu, total beban perseroan melonjak menjadi Rp7,19 triliun dari sebelumnya Rp1,7 triliun.

Dia mengatakan, pendapatan dari pembiayaan konsumen meningkat menjadi Rp5,7 triliun dari sebelumnya Rp5,05 triliun pada 2013. Sewa pembiayaan juga naik menjadi Rp241 miliar dari sebelumnya Rp107 miliar.

Sementara itu, pendapatan lain-lain yang dibukukan Adira Dinamika Multi Finance tercatat merosot menjadi Rp2,25 triliun dari sebelumnya Rp2,9 triliun. Total pendapatan perseroan selama 12 bulan tercatat, meningkat tipis menjadi Rp8,29 triliun dari sebelumnya Rp8,06 triliun.

Total aset emiten yang berkode saham ADMF per 31 Desember 2014 mencapai Rp29,93 triliun, merosot dibandingkan periode 2013 yang mencapai Rp30,99 triliun.

Peningkatan terjadi pada pos liabilitas menjadi Rp25,8 triliun, dari Rp24,9 triliun dengan ekuitas Rp4 triliun dari sebelumnya Rp5 triliun. Adapun, pembiayaan baru yang dibukukan Adira Dinamika Multi Finance sepanjang tahun lalu mencapai Rp34,1 triliun, tumbuh Rp340 miliar dibandingkan periode 2013 yang mencapai Rp33,7 triliun.

Total kontrak baru mencapai 1,9 juta dengan piutang pembiayaan yang dikelola naik 3 persen menjadi Rp49,6 triliun dari Rp48,3 triliun.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP