BISNIS

Jakarta Setiabudi Tunda Proyek Kuningan

Perseroan saat ini masih memfokuskan bisnisnya pada proyek properti residensial.

ddd
Kamis, 4 Juni 2009, 14:14
Pembangunan proyek properti
Pembangunan proyek properti (Antara)

VIVAnews - PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSI) menunda pembangunan proyek Kuningan Terpadu yang sebelumnya direncanakan mulai dibangun tahun ini. Hal itu, akibat tingginya suku bunga kredit konstruksi dan seretnya likuiditas perbankan.

Menurut Wakil Presiden Direktur JSI Purwo Hari Prawiro, proyek properti perseroan yang berada di daerah Kuningan Jakarta, tepatnya di Jalan Prof Satrio tersebut merupakan proyek temporer dengan jangka waktu tiga sampai lima tahun.

"Pertimbangan utama membatalkan proyek Kuningan itu adalah imbas krisis global. Akibat krisis, akses pembiayaan perbankan tidak likuid dan suku bunga yang melambung tinggi," ujarnya pada paparan publik hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan di Menara Cakrawala Jakarta, Rabu, 4 Juni 2009.

Sebagian besar pendanaan JSI, kata Purwo, berasal dari perbankan sebesar 70 persen dan sisanya berasal dari ekuitas perusahaan. "Tidak ada dana real estate yang dikucurkan bank tahun lalu," ujarnya.

Namun, dia mengakui, proyek apa yang akan dibangun di lokasi Kuningan itu akan dievaluasi kembali berdasarkan permintaan dan penawaran daerah bersangkutan. "Proyek Kuningan masih menggunakan konsep terpadu (mixed-use development)," kata Purwo menegaskan.    

Sementara itu, Purwo mengatakan perseroan saat ini masih memfokuskan bisnisnya pada proyek properti residensial, khususnya di Puri Botanical Garden yang dikembangkan anak usahnya (PT Copylas Indonesia).

Rencananya, kata dia, perusahaan akan terus mengembangkan dan sambil melihat peluang untuk membentuk kluster baru. "Potensi residensial masih besar, tinggal melihat perkembangan suku bunga serta penyesuaian installment," ujar Purwo.

Selain suku bunga, Purwo menambahkan, perusahaan juga tengah menunggu realisasi fasilitas akses jalan tol di kawasan jalan raya Bogor. Pasalnya, di kawasan ini sering terjadi kemacetan.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com