Pilar Sinergi BUMN Indonesia Akan Bangun Kereta Cepat

Pameran Kereta Cepat China
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA.co.id - Konsorsium Badan Usaha Milik Negara (BUMN) membentuk perusahaan gabungan bernama PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia. Perusahaan ini adalah gabungan dari perusahaan-perusahaan pelat merah yang ditunjuk untuk membangun kereta cepat Jakarta-Bandung, bersama China. 

Pengembangan Organisasi di Masa Pandemi: BRI Jalankan BRIVolution 2.0

BUMN yang tergabung dalam Pilar Sinergi BUMN adalah Wijaya Karya (Wika), PT Jasa Marga Tbk, PT Kereta Api Indonesia, dan PT Perkebunan Nusantara VIII. Keempat perusahaan tersebut telah menandatangani akta pendirian PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia yang akan dipimpin oleh Wika.


Pejabat yang Rangkap Jabatan di BUMN Diminta Buat LHKPN
"Perusahaan patungan tersebut akan melaksanakan proyek penyelenggaraan jasa kereta cepat untuk trase Jakarta-Walini-Bandung," kata kata Corporate Secretary Wijaya Karya, Suradi, di Jakarta, dikutip dalam keterangan tertulisnya, Kamis 8 Oktober 2015.

Erick Thohir Klaim Temukan 53 Kasus Korupsi di BUMN
Pembentukan perusahaan korsorsium BUMN itu telah disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Selasa 6 Oktober 2015. Hal itu dilakukan dalam rangka memenuhi Peraturan Bapepam-LK No. IX. E.1 tentang Transaksi Afiliasi dari Benturan Kepentingan Transaksi Tertentu. 

komposisi penyertaan saham dalam PIlar Sinergi BUMN Indonesia yakni, Wijaya Karya sebesar 38 persen atau Rp1,71 miliar. PT Perkebunan Nusantara VIII sebesar 25 persen atau Rp1,125 miliar, Kereta Api Indonesia 25 persen atau Rp1,125 miliar, dan Jasa Marga 12 persen atau Rp540 juta.

Nantinya perusahaan ini akan melakukan penyertaan di sebuah perusahaan patungan dengan nama yang disepakati investor asing.


Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya