TUTUP
TUTUP
BISNIS

Aliran Dana Gelap Indonesia Paling Banyak ke Singapura

Paling banyak dari transkasi ilegal untuk menghindari bea masuk.
Aliran Dana Gelap Indonesia Paling Banyak ke Singapura
Mata uang rupiah dan dolar  (VIVA.co.id/Muhamad Solihin)

VIVA.co.id - Peneliti Senior Perkumpulan Prakarsa, Setyo Budiantoro,  mengungkapkan bahwa aliran dana gelap di Indonesia paling banyak terjadi akibat transaksi perdagangan dengan negara Singapura, China dan Jepang. Selama kurun waktu 2010-2014, akumulasi aliran dana gelap atau illicit financial flow di dalam negeri mencapai Rp914 triliun.

"Perdagangan Indonesia dengan Singapura menjadi sumber aliran uang gelap terbesar, disusul dengan China dan Jepang," kata Budi di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu 20 Febuari 2016.

Sedangkan, transaksi perdagangan dengan Amerika Serikat justru dinilai tak terlalu signifikan mempengaruhi aliran dana gelap Indonesia dengan negara Paman Sam tersebut.

"Aliran dana gelap paling besar di Asia. Indonesia-Amerika cenderung flat. Tingkat pertumbuhannya justru mengandalkan investasi," katanya.

Menurut Budi, Produk Domestik Bruto (PDB) atau indikator ekonomi untuk mengukur total nilai produksi yang dihasilkan oleh semua orang dan perusahaan (baik lokal maupun asing) di suatu negara juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi aliran dana gelap. Karena itu, kata dia, seharusnya Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan lebih bertanggungg jawab untuk menahan laju aliran dana gelap tersebut.

"Secara otomatis investasi sangat mempengaruhi dan dipengaruhi aliran dana gelap. Hampir seluruh variabel moneter mempengaruhi aliran dana gelap. Kondisi global turun, aliran dana gelap juga turun," kata dia.

Untuk diketahui, tingginya aliran dana gelap bisa bersumber dari banyak hal, seperti transkasi ilegal untuk menghindari bea masuk, pajak pertambahan nilai, atau pun pajak pendapatan, transfer dana hasil korupsi ke bank di luar negeri serta pencucian uang dari perdagangan barang-barang terlarang. (one)

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TERPOPULER
TUTUP