Bappenas: Geothermal Motor Penggerak Ekonomi RI Masa Depan

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas, Bambang Brodjonegoro.
Sumber :
  • raudhatul zannah/viva

VIVA.co.id - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyebutkan, sumber energi panas bumi, atau geothermal memiliki potensi untuk menjadi motor penggerak utama pertumbuhan ekonomi nasional.

Bangun Infrastruktur, Pemerintah Dorong Swasta Ngutang ke AIIB

“Fokusnya adalah bagaimana membuat panas bumi bisa mendorong ekonomi Indonesia, terutama tentu di luar provinsi Jawa,” jelas Bambang dalam sambutannya di Internasional Geothermal Convention and Exhibition 2016, Jakarta Convention Center, Rabu 10 Agustus 2016.

Menurut Bambang, meskipun Indonesia sudah tidak lagi menjadi negara pengekspor minyak, namun untuk komoditi batu bara, Indonesia masih menjadi salah satu negara pengekspor terbesar di dunia. Tercatat hingga kini, hampir 24 persen cadangan batu bara dunia dimiliki oleh Indonesia.

Menteri Bambang Sebut Turki Contoh Sukses Kerja Sama Pemerintah-Swasta

Namun, prestasi tersebut dinilai mantan menteri keuangan tidak terlalu menggembirakan. Sebab, di sisi lain, beberapa wilayah yang tersebar di Indonesia, justru tidak mendapatkan energi yang memadai, dari hasil bumi dalam negeri.

“Di satu sisi, kita tidak punya sumber energi yang cukup, satu sisi kita malah mengekspor sumber energi yang kita punya,” tuturnya.

Lagi Dikaji, Perokok Tak Bakal Dapat Bantuan Sosial Pemerintah

Maka dari itu, perubahan kebijakan manajemen energi nasional pun harus dilakukan, demi merubah pola tersebut. Dalam kondisi seperti ini, Bambang mengatakan, ekspor komoditi tidak hanya berbicara mengenai pendapatan negara, tetapi bagaimana menciptakan nilai tambah bagi ekonomi nasional.

“Saya rasa ini waktu yang tepat bagi kami, untuk mengatur ulang berapa besar sumber energi yang bisa dieskpor. Kita harus fokus, bagaimana energi bisa memperkuat perrtumbuhan ekonomi domestik,” ujar dia. (asp)

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro

Masyarakat Ditegaskan Harus dapat Manfaat Digitalisasi EkonomI Syariah

Potensinya saat ini masih besar.

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2018