Pulang dari Malaysia, Luhut Sebut Petronas Siap Masuk Natuna

Foto ilustrasi lepas pantai Natuna.
Sumber :
  • U-Report

VIVA.co.id – Pelaksana Tugas (Plt) Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Luhut Binsar Pandjaitan, mengungkapkan bahwa salah satu perusahaan migas asal Malaysia, yaitu Petroleum Nasional Berhad (Petronas) akan masuk ke blok Natuna bersama dengan PT Pertamina (Persero) dan konsorsiumnya.

Peran Realistis Hulu Migas dalam Transisi Energi

Luhut yang juga menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman itu menyatakan pihaknya telah menyampaikan hal itu dalam bilateral meeting dengan deputi dan Perdana Menteri Malaysia. Alasan kuatnya, Petronas memiliki teknologi yang cukup untuk mengolah gas di Blok Natuna yang terkenal tinggi kandungan CO2-nya.

"Jadi ada bilateral meeting dan bertemu dengan deputi dan prime minister (perdana menteri), dan juga kita ingin Petronas masuk bersama-sama pertamina di east Natuna, di blok utara itu yang ada gas CO2-nya (tinggi) itu, dan mereka rupanya teknologinya juga ada," kata Luhut di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu, 31 Agustus 2016.

Cadangan Melimpah, RI Butuh Inisiatif Kejar Target Produksi Migas

Seperti diketahui sebelumnya, Blok East Natuna yang memiliki kandungan CO2 mencapai 72 persen akan digarap oleh konsorsium perusahaan migas besar di antaranya adalah Pertamina, Exxonmobil, dan PTTEP Thailand. Luhut menyebut, Petronas bisa saja masuk ke konsorsium tersebut.

"Tapi, nanti terms-nya kita lagi lihat dengan Pertamina detailnya, dan saya kira bagus, kita ingin segera jalan kegiatan ekonominya," tutur Luhut.

Medco Energi Terbitkan Obligasi Senilai Rp5,7 Triliun

Luhut juga menjelaskan ihwal ketertarikan Petronas masuk kembali ke Blok Natuna akibat adanya rencana pemerintah untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) 79 Tahun 2010 tentang biaya operasi yang dapat dikembalikan dan perlakuan pajak penghasilan di bidang usaha hulu minyak dan gas bumi (migas).

"PP 79 itu saya jelaskan. Saya katakan apa saja yang akan diubah, nah mereka menjadi tertarik," ujar Luhut.

ilustrasi industri migas.

Medco E&P Kembali Pasok Gas ke Pupuk Sriwijaya dan Teken LoA

Selain PJBG itu, Medco E&P juga menandatangani beberapa Letter of Agreement (LoA) dengan beberapa perusahaan domestik lain terkait penyesuaian harga gas.

img_title
VIVA.co.id
1 Desember 2021